Sosok Ozil pertama kali menyita perhatian pada Sabtu (14/12). Ia mengunggah tulisan di media sosial Twitter dan Instagram yang mengutuk pemerintah China karena dianggap menekan dan mempersekusi muslim Uighur dalam menjalankan keyakinan mereka.
Lihat juga:Ozil Murka Saat Arsenal Dibantai Man City |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesut Ozil (AP Photo/Frank Augstein) |
Di sisi lain ada pula pihak yang kecewa dengan unggahan Ozil. Dilansir The Global Times ada yang menyebut pertandingan Arsenal melawan Manchester City tidak disiarkan di China karena efek dari unggahan Ozil.
Mantan pemain Real Madrid itu disebut telah mengecewakan fan hingga otoritas sepak bola di China. Stasiun televisi milik pemerintah China, CCTV lebih memilih menyiarkan tayangan ulang pertandingan Tottenham Hotspur melawan Wolverhampton Wanderers ketimbang partai besar Arsenal vs Man City.
Unggahan Ozil di media sosial terkait muslim Uighur menuai pro dan kontra. (AP Photo/Ian Walton) |
"Konten yang diterbitkan Ozil merupakan pendapat pribadi. Sebagai klub sepak bola, Arsenal memegang teguh prinsip tidak melibatkan diri dalam politik," bunyi pernyataan resmi klub.
[Gambas:Video CNN]
Sehari berselang atau tepatnya saat hari pertandingan Arsenal vs Man City, Ozil malah bikin ulah di pinggir lapangan. Pemain berdarah Turki itu tidak terima ditarik keluar oleh pelatih interim Mesut Ozil.
Di laga ini, Ozil dimainkan Ljunberg sebagai starter. Namun, performa sang pemain mengecewakan di babak pertama dan tak kunjung membaik di awal babak kedua.
Ozil tampak emosi saat berjalan menuju bangku cadangan. Pemain berusia 31 itu melepas sarung tangan dan menendang sarung tangan yang baru saja ia lepas untuk melampiaskan kekesalan.
Bersama Arsenal musim ini, Ozil baru bermain sebanyak 11 laga di semua ajang. Ia belum bisa mencetak gol dan baru memberikan dua assist. (jal/sry)
Mesut Ozil (AP Photo/Frank Augstein)
Unggahan Ozil di media sosial terkait muslim Uighur menuai pro dan kontra. (AP Photo/Ian Walton)