Mengumpulkan Kepingan Kepercayaan Diri di Indonesia Masters

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 14:32 WIB
Mengumpulkan Kepingan Kepercayaan Diri di Indonesia Masters Anthony Ginting berhasil memenangkan Indonesia Masters 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anthony Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mendapatkan hal penting di Indonesia Masters, yaitu kepingan-kepingan kepercayaan diri.

Ginting berada dalam situasi sulit di sepanjang 2019. Penampilannya bagus, sering masuk final, namun tidak pernah berujung juara.

Ginting gagal di final BWF World Tour Finals, Hong Kong Open, China Open, Australia Open, dan Singapore Open. Kegagalan di final tentu menyakitkan, terutama bila terjadi berulang-ulang.


Kondisi tersebut diperparah hasil buruk di Malaysia Masters sepekan lalu saat Ginting kalah dari Huang Yuxiang di babak pertama.

Namun Ginting mampu jadi versi terbaik dari dirinya di Istora. Penampilannya nyaris tanpa cela. Dropshot dan smes silang andalannya mampu jadi mesin untuk mendulang poin.
Anthony Ginting berhasil meraih kemenangan atas Anders Antonsen.Anthony Ginting berhasil meraih kemenangan atas Anders Antonsen. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

Hingga jadi juara, Ginting hanya kehilangan satu gim, yaitu saat menang atas Anders Antonsen dengan skor 17-21, 21-15, 21-9 di babak final.

Kondisi Greysia/Apriyani lebih parah dari Ginting. Greysia/Apriyani yang jadi langganan semifinal turnamen BWF malah menuai hasil buruk di pengujung 2019.

Mereka bahkan tak mampu menjejak ke babak perempat final di turnamen BWF Tour sejak turnamen Korea Open. Hal itu jadi sinyal kuat bahwa Greysia/Apriyani mulai tertinggal dalam persaingan satu tahun menuju Olimpiade.

Namun Greysia/Apriyani tampil berbeda di awal tahun ini. Diawali kesuksesan masuk semifinal Malaysia Masters, Greysia/Apriyani berhasil berdiri di podium tertinggi Indonesia Masters.

Penampilan Greysia/Apriyani di Indonesia Masters juga menuai banyak pujian. Defense Greysia/Apriyani sangat solid menahan gempuran lawan yang punya smes tajam macam Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen.
Mengumpulkan Kepingan Kepercayaan Diri di Indonesia MastersGreysia/Apriyani mampu menjadi juara setelah tampil buruk di akhir 2019 pada seri BWF Tour. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Serangan Greysia/Apriyani juga lebih membahayakan dibandingkan penampilan di akhir tahun saat serangan mereka terlihat terlalu datar. Keterpurukan di pengujung 2019 jadi bahan evaluasi yang bagus untuk Greysia/Apriyani.

Kevin/Marcus memang tidak pernah benar-benar terpuruk, namun gagal di beberapa turnamen beruntun seringkali sudah dianggap masalah besar untuk level pemain setinggi mereka.

Kevin/Marcus gagal di Hong Kong Open, BWF World Tour Finals, dan Malaysia Masters. Penampilan Minions juga kurang meyakinkan di beberapa laga awal Indonesia Masters 2020.

Namun di tengah kesulitan yang dihadapi, Kevin/Marcus mampu mengatasi hal tersebut dan akhirnya tampil sempurna di partai final. Laga final lawan Ahsan/Hendra adalah penampilan terbaik Minions dalam satu pekan terakhir.
Mengumpulkan Kepingan Kepercayaan Diri di Indonesia MastersKevin/Marcus meraih gelar perdana di 2020. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Pertarungan Sengit Menuju Olimpiade

Indonesia Masters 2020 jadi gambaran betapa terjalnya jalan menuju Olimpiade. Tidak semua pemain papan atas bakal terus melenggang ke babak akhir. Tidak semua pemain unggulan akan melaju mulus tanpa hambatan.

China hanya memiliki dua wakil di final, Jepang bahkan tak memiliki wakil di partai puncak. Pemain Denmark yang lolos ke final adalah pemain kejutan, dan nomor tunggal putri kembali menghadirkan persaingan paling sulit yang susah ditebak pemenangnya.
[Gambas:Video CNN]
Beberapa bulan ke depan para pebulutangkis dari tiap negara bakal berusaha keras untuk mendapatkan kondisi terbaik jelang Olimpiade. Masa-masa itu akan jadi masa krusial karena para pemain bertanding dengan ambisi tinggi sambil berjaga-jaga agar tak mendapat hal merugikan seperti cedera parah beberapa bulan sebelum Olimpiade.

Mengumpulkan Kepingan Kepercayaan Diri di Indonesia Masters
Dengan kualitas teknik yang nyaris setara di antara pemain-pemain papan atas, faktor mental dan kepercayaan diri bakal memegang peranan penting dalam persiapan pebulutangkis Indonesia menuju Olimpiade 2020.

Dan kemenangan di Istora pekan lalu bisa jadi kepingan kepercayaan diri pertama yang mereka dapatkan di awal tahun 2020, sambil menunggu hasil-hasil bagus lainnya di sisa waktu menuju Olimpiade 2020. (jal)