Sebelum melakoni laga di final, Ratchanok mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa kembali tampil di partai puncak turnamen yang digelar di Indonesia. Sebab, ia tahu penampilannya mendapatkan banyak dukungan dari suporter bulutangkis di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratchanok Intanon juara Indonesia Masters 2020 di nomor tunggal putri. CNN Indonesia/Titi Fajriyah |
Bagaimana kondisi keluarga setelah Anda menjadi bintang bulutangkis dunia?
Sekarang hidup mereka sudah lebih baik dari sebelumnya. Sebab saya sudah bisa menghasilkan uang jadi mereka bisa hidup lebih layak.
Ya, saya datang ke Indonesia biasanya hanya untuk turnamen. Saya pernah ke Bali dan Jakarta. Tapi saya hanya datang ke Indonesia untuk turnamen bukan untuk liburan.
Kabarnya Anda berkeinginan menjadi Menpora Thailand?
Sebenarnya keinginan itu bukan untuk sekarang, terlalu dini tapi setelah karier saya meredup. Saya harus banyak belajar lagi tentang politik. Dan menurut saya badminton lebih menyenangkan dibanding politik. Keinginan itu bukan prioritas saya saat ini.
Apakah Anda punya rencana lain di luar bulutangkis?
Saya tidak punya rencana apapun. Saat ini saya hanya memikirkan soal Olimpiade 2020 Tokyo. Di Olimpiade nanti saya akan menunjukkan yang terbaik.
[Gambas:Video CNN]
Tidak ada persiapan khusus yang saya lakukan. Semua berjalan sama saja. Semua harus dipersiapkan dengan baik, tapi saya lebih mempersiapkan dari sisi mental.
Paling penting itu mempersiapkan mental. Kalau saya siap dari sisi mental, semua bisa berjalan seperti apa yang saya inginkan.
Siapa suporter terpenting dalam hidupmu?
Tentu keluarga yang utama. Ada juga dukungan dari suporter di Indonesia dan suporter lain di dunia.
Di final Indonesia Masters 2020 Anda mendapatkan banyak dukungan dari suporter, bagaimana rasanya?
Tidak. Dukungan suporter di sini terbagi dua. Marin juga mendapatkan banyak dukungan di sini [Indonesia]. Mereka tidak hanya meneriakkan nama saya. Mereka juga teriak Intanon-Marin, hehehe.
Ratchanok Intanon juara Indonesia Masters 2020 di nomor tunggal putri. CNN Indonesia/Titi Fajriyah