ANALISIS

Andai Liverpool Tanpa Virgil van Dijk

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 08:21 WIB
Andai Liverpool Tanpa Virgil van Dijk Virgil van Dijk kepingan penting dalam skuat Liverpool. (AP Photo/Jon Super)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peran Virgil van Dijk dalam sukses Liverpool di Liga Inggris musim ini dianggap Joe Gomez tidak memiliki batasan. Sebenarnya seberapa besar peran mantan bek termahal dunia itu untuk Liverpool?

Gomez, yang belakangan menjadi rekan duet Van Dijk di jantung pertahanan Liverpool, mengaku kagum dengan bek timnas Belanda itu. Duet Van Dijk-Gomez membuat The Reds untuk kali ketujuh beruntun tidak kebobolan pada pertandingan Premier League.

"Saya pikir tidak mudah untuk mengukur apa yang telah Van Dijk lakukan untuk tim ini. Dia karakter dominan, pemain yang dominan. Dia pemain spesial dan klub beruntung memiliki dia," ujar Gomez dikutip dari situs resmi Liverpool.


Sejak dibeli dari Southampton dengan rekor transfer bek dengan 75 juta poundsterling pada Januari 2018, sebelum dipatahkan Harry Maguire, Van Dijk langsung menjadi salah satu pemain penting Liverpool.

Seiring dengan berjalannya waktu peran Van Dijk di tim utama Liverpool semakin besar bahkan dominan. Tidak hanya untuk lini pertahanan Liverpool, tapi juga untuk lini serang The Reds. Terutama di Liga Inggris musim ini.

Virgil van Dijk sudah mencetak empat gol untuk Liverpool di Liga Inggris musim ini.Virgil van Dijk sudah mencetak empat gol untuk Liverpool di Liga Inggris musim ini. (AP Photo/Jon Super)
Van Dijk menjadi salah satu dari empat pemain Liverpool yang selalu bermain di 22 pertandingan Liga Inggris musim ini jelang melawan Wolverhampton Wanderers, Jumat (24/1) dini hari WIB. Ketiga pemain lainnya adalah Andy Robertson, Trent Alexander-Arnold, dan Roberto Firmino.

Kehadiran Van Dijk di lini belakang membuat Liverpool menjadi tim paling solid di lini pertahanan pada Liga Inggris musim ini. Liverpool hanya kebobolan 14 gol. Hanya dua tim di lima liga besar Eropa yang punya jumlah kebobolan lebih sedikit, yakni Real Madrid (Spanyol/13 gol) dan Reims (Prancis/13 gol).

Andai Liverpool Tanpa Virgil van Dijk
Hanya ada satu klub yang mampu mencetak lebih dari satu gol ke gawang Liverpool di Liga Inggris musim ini, yakni Everton ketika mereka kalah 2-5 di Anfield, 4 Desember 2019.

Situs Premier League mencatat Van Dijk memang bukan pemain belakang dengan statistik paling mentereng. Namun, mantan pemain Celtic itu punya statistik yang konsisten hingga membuat lini belakang Liverpool sulit dijebol.

Van Dijk memiliki kesuksesan tekel hingga 56 persen dengan dua di antaranya tekel penentu Liverpool tidak kebobolan. Van Dijk tiga kali melakukan blok penting, 25 intersep, 109 sapuan, 55 sapuan sundulan, 117 kali merebut bola, dan 138 duel sukses.

[Gambas:Video CNN]
Menariknya Van Dijk memimpin salah satu statistik Premier League musim ini, yakni pemain dengan penyelesaian umpan terbaik hingga pekan ke-23. Van Dijk menyelesaikan 1.807 umpan mengalahkan pemain seperti Jorginho (Chelsea) dan duo Manchester City, Rodrigo serta Fernandinho.

Kepingan yang Hilang

Van Dijk juga memiliki kemampuan menyerang yang mumpuni. Total Van Dijk sudah mencetak empat gol di Liga Inggris yang semuanya berasal dari sundulan. Terakhir dia mencetak gol saat Liverpool mengalahkan Manchester United, 19 Januari 2020.

Selain melawan MU, Van Dijk juga pernah menjadi penentu kemenangan Liverpool saat mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-1, 30 November 2019. Ketika itu Van Dijk memborong dua gol kemenangan The Reds.

Kehadiran Virgil van Dijk membuat pemain lini belakang Liverpool meningkat permainannya.Kehadiran Virgil van Dijk membuat pemain lini belakang Liverpool meningkat permainannya. (AP Photo/Jon Super)
Namun jika membicarakan peran Van Dijk untuk Liverpool, maka kita juga harus berbicara mengenai peran sang bek untuk mental rekan setimnya. Van Dijk merupakan salah satu kepingan hilang yang berhasil ditemukan Jurgen Klopp untuk mengatasi krisis.

Van Dijk menularkan virus kebangkitan ke para pemain belakang Liverpool. Seiring dengan kedatangan Van Dijk, pemain-pemain seperti Joel Matip, Joe Gomez, Alexander-Arnold, dan Robertson menjelma menjadi pemain kelas A.

Kepemimpinan Van Dijk di lini belakang membuat tiga gelandang Liverpool, terutama Jordan Henderson, bisa lebih fokus menjadi jembatan atau penyuplai bola ke lini depan yang ditempati trio Mohamed Salah-Roberto Firmino-Sadio Mane.

Sosok Van Dijk juga sangat penting di ruang ganti tim Liverpool. Hal itu diakui Klopp. Meski tidak menjabat kapten atau wakil kapten, Van Dijk tetap menjadi salah satu pemain vokal dan disegani di ruang ganti Liverpool.

Dengan demikian kehadiran Van Dijk lebih dari sekadar bek tangguh bagi Liverpool. Van Dijk bukan hanya sosok bek tangguh yang mampu melakukan tekel, sapuan, sundulan, gol, atau umpan penting. Van Dijk adalah sebagian nyawa Liverpool. Andai Liverpool tanpa Van Dijk, maka The Reds kehilangan kepingan besar dalam tim. (jal)