Kepa Kiper Termahal di Dunia Tampil Jeblok

CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 06:02 WIB
Kepa Kiper Termahal di Dunia Tampil Jeblok Kiper termahal di dunia, Kepa Arrizabalaga, kini tampil terburuk dibandingkan kiper-kiper lain di Liga Inggris. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepa Arrizabalaga, kiper termahal di dunia justru tampil jeblok bersama Chelsea. Di antara kiper-kiper top dunia, Arrizabalaga berada pada urutan terendah soal rata-rata penyelamatan bola.

Kepa dibeli The Blues dari Athletic Bilbao pada 2018 senilai 70 juta poundsterling atau setara Rp1,2 triliun.

Kiper 25 tahun itu merapat ke Chelsea saat klub itu masih ditangani pelatih Maurizio Sarri. Pelatih asal Italia itu sendiri hengkang ke Juventus pada 2019.


Diharapkan mampu menjadi solusi Chelsea meminimalkan jumlah kebobolan tim itu, Kepa justru tampil buruk.

Kepa Arrizabalaga memiliki persentase penyelamatan paling rendah. (Kepa Arrizabalaga memiliki persentase penyelamatan paling rendah. (AP Photo/Rui Vieira))
Dari semua kiper yang tampil lebih dari seribu menit, seperti dikutip dari Daily Mail, Kepa berada di peringkat terbawah dalam hal persentase penyelamatan di depan gawang.

Rata-rata gol kebobolan yang dimilikinya kini sebesar 6,72 gol, melebihi dari yang seharusnya diharapkan.

Kepa berada di posisi ke-20 dengan persentase penyelamatan hanya 55,56 persen. Di atasnya ada kiper Everton, Jordan Pickford, dengan persentase penyelamatan 63,56 persen.

Arrizabalaga Kiper Termahal di Dunia Tampil Jeblok
Untuk persentase penyelamatan di dalam kotak penalti, Kepa juga berada di posisi ke-20 dengan 50 persen. Dia berada di bawah kiper Burnley FC, Nick Pope dengan persentase 57,89 persen.

Chelsea pun mencatatkan rekor terburuk dalam hal rata-rata kebobolan dari percobaan lawan dibandingkan klub-klub Liga Inggris lainnya. Itu merupakan catatan terburuk sejak 2003/2004.

Penampilan buruk Kepa ini pun disebut-sebut menjadi salah satu faktor performa Chelsea jeblok musim ini.

Performanya pun dibandingkan dengan penampilan Alisson Becker di Liverpool dan Ederson di Manchester City yang menanjak dan mampu mendongkrak permainan timnya. (bac/sry)