Mulut Manis Solskjaer dalam Keterpurukan MU di Liga Inggris

CNN Indonesia | Sabtu, 25/01/2020 05:30 WIB
Mulut Manis Solskjaer dalam Keterpurukan MU di Liga Inggris Ole Gunnar Solskjaer tetap optimistis di MU. (GEOFF CADDICK / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ole Gunnar Solskjaer masih terus bermulut manis meski Manchester United terpuruk di Liga Inggris.

Dalam dua laga terakhir, Manchester United menelan kekalahan yaitu dari Liverpool dan Burnley yang sama-sama berakhir dengan skor 0-2. Kekalahan itu membuat MU makin sulit mengejar zona Liga Champions.

Meski dalam kondisi terjepit, Solskjaer masih tetap berpikiran positif dan bermulut manis menanggapi masa depan MU. Solskjaer juga yakin suporter MU percaya pada proses yang tengah berjalan.


"Saya rasa suporter mengetahui bahwa kami baru memulai dan saya dipercayakan untuk membangun ulang tim dan pembangunan tidak selalu berjalan dengan cara yang sama, yaitu dengan terus melakukan hal hebat dan menang."

"Saya sudah mengatakan hal itu berulang kali. Pondasi harus diletakkan dan juga tradisi harus ditempatkan dengan baik di tim ini," ucap Solskjaer seperti dikutip dari situs resmi klub.
Mulut Manis Solskjaer dalam Keterpurukan MU di Liga InggrisManchester United kesulitan menembus zona Liga Champions musim ini.  (Martin Rickett/PA via AP)
Solskjaer menganggap komposisi pemain yang ada di skuat MU saat ini sudah terbilang bagus meski masih membutuhkan beberapa pemain baru.

"Saya punya pemain yang percaya diri dan percaya atas yang mereka lakukan. Saya percaya mereka akan membawa MU maju, tentunya dengan sejumlah rekrutan dan juga sejumlah pemain yang kembali dari cedera," kata pria asal Norwegia.

[Gambas:Video CNN]
Solskjaer lalu menunjuk sosok Jurgen Klopp sebagai contoh ideal buah kesabaran pendukung manajemen dan pendukung.

"Kalian bisa melihat Jurgen Klopp menghabiskan empat tahun membangun tim dan kini mereka tampil bagus. Seperti saya katakan berkali-kali, perbaikan ini tidak akan terjadi dengan cepat."
Mulut Manis Solskjaer dalam Keterpurukan MU di Liga Inggris
"[Perbaikan ini] tidak hanya sekadar seperti delapan, sepuluh pemain masuk dalam satu kali bursa transfer. Kami sudah melalui satu bursa transfer yang layak, di awal musim. Bursa Januari akan sulit namun kami akan berusaha melakukan sesuatu," tutur penyerang MU era 90-an dan 2000-an ini. (ptr/bac)