Penyebab Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant Mulai Diusut

CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 00:58 WIB
Penyebab Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant Mulai Diusut Helikopter Sikorsky S-76B yang ditumpangi Kobe Bryant dalam kecelakaan. (AP Photo/Matt Hartman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyelidik dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) sudah tiba di California untuk memastikan penyebab kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant.

Setelah kecelakaan nahas yang merenggut nyawa mantan bintang NBA, Minggu para penyelidik sudah mulai bekerja dengan mendokumentasikan tempat kejadian yang berlokasi di lereng bukit.

Badan independen yang bertanggung jawab atas investigasi kecelakaan transportasi sipil itu telah dijadwalkan berkumpul pada Senin (27/1) pukul 7 pagi waktu Pasifik.


NTSB akan bekerja sama dengan adminstrasi penerbangan federal, pabrikan helikopter serta perusahaan pembuat mesin.

Penyebab Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant Mulai DiusutKarangan bunga tanda duka cita atas tewasnya Kobe Bryant dalam insiden kecelakaan helikopter. (AP Photo/Aaron Favila)
"Salah satu prioritas adalah mengumpulkan sebanyak mungkin bukti yang mudah rusak," ujar juru bicara NTSB Keith Holloway dikutip dari Washington Post.

Holloway juga menyatakan investigasi akan meliputi pemeriksaan data cuaca, informasi radar, komunikasi pengawas lalu lintas udara, catatan pemeliharaan dan catatan pilot.

[Gambas:Video CNN]

FBI diketahui turut membantu penyelidik NTSB untuk menjalani prosedur standar berupa dokumentasi kejadian.

Legenda bola basket Kobe Bryant tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1) pagi waktu setempat.

Penyebab Kecelakaan Helikopter Kobe Bryant Mulai Diusut


Sebelumnya Kepolisian Los Angeles (LAPD) menyebut kondisi cuaca tidak memenuhi standar untuk penerbangan saat kecelakaan helikopter Sikorsky S-76B.

Sembilan orang, termasuk pilot, tewas dalam kecelakaan yang terjadi di dekat Las Virgenes Road dan Willow Glen Street di Calabasas, California. (nva/nva)