Larangan itu muncul setelah Singapura kondisi siaga menyusul peningkatan status wabah penyakit atau disease response system condition (dorscon) dari kuning ke oranye pada Sabtu (8/2).
"Dokter tim juga minta pemain untuk tetap berada di kamar istirahat jika tidak ada keperluan yang penting-penting banget. Pemain juga diminta jaga kondisi dan minum banyak air putih dan vitamin yang sudah disediakan," kata Media Officer PSM, Sulaiman, kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jon Jones Lebih Unggul dari Khabib di UFC |
Rencananya tim asuhan Bojan Hodak yang beranggotakan 20 pemain itu bertolak ke Singapura pada Senin sore pukul 17.30 WIB melalui Bandara Soekarno-Hatta.
"Sebelum berangkat kami juga sudah menandatangani semacam surat deklarasi kesehatan. Isinya beberapa pertanyaan terkait kesehatan dan riwayat travel masing-masing personel tim," ucap Sulaiman melalui sambungan telepon.
PSM bakal dapat penanganan khusus di Singapura. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya) |
Sulaiman menjelaskan, keberangkatan PSM meladeni Tampines Rovers bukan berarti mengindahkan travel warning yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.
[Gambas:Video CNN]
Maklum, AFC sebagai badan sepak bola Asia juga tidak memberikan larangan ataupun perubahan jadwal pertandingan melawan Tampines Rovers meski Singapura menjadi salah satu negara yang terdampak virus corona.
"Dari AFC sendiri juga tidak ada pernyataan bahwa pertandingan ditunda atau dipindahkan. Kami sudah menanyakan langsung ke AFC terkait perkembangan virus corona ini, tapi AFC menjawab pertandingan tetap sesuai jadwal, tidak ada perubahan maupun perpindahan venue pertandingan," tutur Sulaiman.
Sementara itu, virus corona yang terdapat di Singapura sedikit berdampak pada kompetisi sepak bola di negara tersebut, dikutip dari Channel News Asia.
Setiap pintu masuk stadion di Singapura akan disediakan pemindai suhu tubuh. Penonton yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti flu, batuk atau sesak napas akan ditolak masuk ke stadion. Petugas juga akan menolak penonton dengan suhu tubuh mencapai 38 derajat celsius.
Setiap pemain dengan suhu tubuh 38 derajat celsius atau lebih, menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti flu, batuk atau sesak napas tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam sesi pelatihan atau pertandingan kompetitif.
Selain itu, pemain juga disarankan untuk tidak membagikan barang-barang pribadi termasuk botol air, dan harus memberi tahu manajer tim mereka jika merasa tidak sehat sebelum dan atau selama sesi pelatihan atau kompetisi. (ttf/sry)
PSM bakal dapat penanganan khusus di Singapura. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)