ANALISIS

Rossi dan Sinyal Penting untuk MotoGP Indonesia

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 10/02/2020 19:08 WIB
Ada fakta menarik dari hasil tes MotoGP di Sirkuit Sepang yang mungkin akan membuat para pecinta MotoGP di Indonesia senang. Valentino Rossi akan memutuskan masa depan di MotoGP pada pertengahan musim 2020. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil yang didapat Valentino Rossi pada tes MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 7-9 Februari 2020, menjadi sinyal penting untuk MotoGP Indonesia.

Tes MotoGP di Sirkuit Sepang sudah berakhir dengan pebalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo menunjukkan dominasi. Pebalap asal Prancis itu menjadi yang tercepat di tiga hari tes.

Ada fakta menarik dari hasil kombinasi tiga hari tes di Sirkuit Sepang, yang mungkin akan membuat para pecinta MotoGP di Indonesia senang. Fakta tersebut adalah Valentino Rossi menjadi pebalap tercepat kelima dengan catatan waktu 1 menit 58,541 detik.


Kenapa fakta itu menarik? Karena setidaknya Rossi punya awal yang bagus dalam mengambil keputusan akhir terkait masa depan di MotoGP. Sebelumnya, The Doctor sudah menyatakan akan mengambil keputusan pensiun atau tidak dari MotoGP pada paruh musim MotoGP 2020.

Valentino Rossi berada di posisi kelima pada tes MotoGP 2020 di Sepang.Valentino Rossi berada di posisi kelima pada tes MotoGP 2020 di Sepang. (Mohd RASFAN / AFP)
Sirkuit Sepang memang salah satu trek favorit Rossi. Pebalap asal Italia itu punya catatan bagus di MotoGP Malaysia, termasuk enam kemenangan. Tapi, apa yang diraih Rossi di tes tiga hari terbilang luar biasa.

Untuk kali pertama sepanjang kariernya Rossi sukses meraih catatan waktu di bawah 1 menit 59 detik di Sirkuit Sepang. Sebuah catatan yang membuat Rossi senang, meski tidak 100 persen.

Rossi dan Sinyal Penting untuk MotoGP Indonesia
"Saya tampil cepat, ada di posisi lima besar. Saya bisa mencapai 1 menit 58 detik, sesuatu yang belum pernah saya raih sebelumnya. Kecepatan tidak terlalu buruk, meski tim pebalap juga tampil cepat. Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tapi ini tes bagus," ujar Rossi dikutip dari Marca.

Hasil tes di Sirkuit Sepang merupakan sinyal positif bagi Rossi untuk mengambil keputusan. Setidaknya Rossi menunjukkan masih mampu tampil kompetitif jelang balapan MotoGP 2020.

Hasil di Sirkuit Sepang juga menjadi pertanda baik untuk MotoGP Indonesia, yang berpeluang digelar di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2021. Pasalnya, kehadiran Rossi masih sangat diharapkan pada balapan MotoGP Indonesia setelah kali terakhir tampil di Indonesia pada 1997.

Pihak pengelola MotoGP Indonesia, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), juga sebelumnya menyatakan masih berharap Rossi menunda pensiun dan tampil di Sirkuit Mandalika.

[Gambas:Video CNN]
Tidak bisa dipungkiri Rossi masih menjadi sosok magnet utama di MotoGP. Sampai-sampai pihak MGPA tetap berencana membawa The Doctor ke MotoGP Indonesia meski memutuskan pensiun nantinya. Tapi, tentunya atmosfer akan berbeda antara melihat Rossi beraksi di atas sirkuit dengan melihat Rossi hanya sebagai penonton di Mandalika.

Yamaha Lewati Ducati?

Hasil tes tiga hari di Sirkuit Sepang memberi kita sedikit insight mengenai persaingan di MotoGP 2020. Satu yang menarik adalah Yamaha mulai melewati Ducati untuk menjadi pesaing terdekat Repsol Honda musim ini.

Keberhasilan Quartararo menjadi yang tercepat selama tiga hari di Sepang melanjutkan sukses Maverick Vinales pada tes di Sirkuit Valencia pada November 2019. Ketika itu Vinales unggul atas Quartararo dan pebalap Petronas Yamaha lainnya, Franco Morbidelli.

Hasil di dua tes resmi MotoGP 2020 di Valencia dan Sepang membuat Yamaha berjalan ke arah yang tepat untuk memenuhi ambisi mengakhiri dominasi Marc Marquez dan Honda musim ini.

Yamaha bisa menjadi pesaing utama Honda di MotoGP 2020.Yamaha bisa menjadi pesaing utama Honda di MotoGP 2020. (Mohd RASFAN / AFP)
Sejumlah keputusan penting yang diambil tim pabrikan asal Jepang itu dalam beberapa pekan terakhir juga memberi kontribusi penting. Yamaha memastikan kontrak Vinales dan Quartararo, dengan begitu kedua pebalap terbaik Yamaha itu bisa fokus menatap MotoGP 2020.

Yamaha juga mengikat Jorge Lorenzo sebagai pebalap tes, sesuatu yang disarankan Rossi sejak lama. Langkah itu juga membuat Rossi bisa menatap MotoGP 2020 lebih percaya diri. Pasalnya, Lorenzo sering memberi masukan kepada The Doctor.

Tapi, jangan pernah meremehkan Honda. Musim lalu Marquez juga kesulitan pada tes pramusim, tapi kemudian melumat semua persaingan. Marquez juga sempat kesulitan di MotoGP Malaysia musim lalu dengan start dari posisi 11. Namun, The Baby Alien berhasil finis di posisi kedua.

Marquez menutup tes Sepang dengan berada di posisi 13, terpaut 0,423 detik dari Quartararo. Tapi, jangan pernah sedikitpun meremehkan Marquez.

Ducati dan Suzuki juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Alex Rins menjadi pebalap tercepat Suzuki dengan berada di posisi kedua, sementara Pecco Bagnaia yang merupakan pebalap Pramac Ducati ada di posisi ketiga.

Yamaha juga tidak boleh besar kepala menanggapi hasil dua tes resmi MotoGP 2020. Yamaha harus menunggu hingga hasil tes terakhir jelang MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar, 22-24 Februari 2020. (sry)