ANALISIS

Barcelona Sulit Cari Solusi Saat Messi 'Mati Suri'

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 08:27 WIB
Barcelona Sulit Cari Solusi Saat Messi 'Mati Suri' LIonel Messi tampil buruk di laga lawan Napoli. (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketergantungan Barcelona pada Lionel Messi makin terasa di musim ini. Ketika pergerakan Messi berhasil dimatikan, Blaugrana kesulitan mencari solusi. Hal tersebut terlihat dalam laga Liga Champions melawan Napoli pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Sejak Luis Suarez cedera, Barcelona tanpa ragu menunjukkan ketergantungan mereka pada sosok Messi. Pemain Argentina itu memang sudah lebih dari satu dekade jadi juru selamat, namun Barcelona makin kesulitan mencari solusi lain ketika Messi tak mampu tampil di level terbaik.

Pelatih Napoli Gennaro Gattuso berhasil menginstruksikan timnya untuk memainkan sepak bola yang mematikan pergerakan Messi.


Messi benar-benar tidak dibiarkan leluasa di sepertiga akhir lapangan pertahanan Napoli. Bukan hanya tidak diberikan ruang tembak, Messi bahkan tidak diberikan celah untuk mengoper.

Keputusan Messi untuk lebih turun dan menjadi motor serangan Barcelona juga tidak berdampak signifikan. Operan-operan Messi yang tajam tidak terlihat di laga lawan Napoli. Ia lebih sering memainkan umpan pendek ke rekan terdekat atau malah mengembalikan bola ke belakang.
Lionel Messi kesulitan memimpin Barcelona pada laga lawan Napoli.Lionel Messi kesulitan memimpin Barcelona pada laga lawan Napoli. ( AFP/FILIPPO MONTEFORTE)
Memiliki penguasaan bola hingga hampir 70 persen namun hanya mendaratkan satu tembakan tepat sasaran jelas merupakan statistik yang memalukan bagi Barcelona.

Barcelona yang identik dengan umpan-umpan pendek yang terus merapat dan menekan pertahanan lawan tidak banyak melepaskan tembakan jarak jauh ketika strategi yang identik dengan mereka tidak bisa berjalan dengan semestinya.

Pemain-pemain Barcelona juga tak bisa banyak bertindak menggantikan peran Messi dalam menyusun serangan.

Messi sudah berusaha memancing dengan beberapa kali diam di sisi kiri pertahanan Napoli agar bek-bek Napoli terpecah konsentrasinya. Namun gelandang Barcelona macam Frenkie De Jong tidak bisa memegang ritme permainan Barcelona dengan baik.
Barcelona kesulitan mencari solusi saat Lionel Messi dimatikan.Barcelona kesulitan mencari solusi saat Lionel Messi dimatikan. ( AFP/FILIPPO MONTEFORTE)
Entah bagaimana pandangan Quique Setien, namun Setien hanya melakukan satu pergantian di pertengahan pertandingan yaitu memasukkan Arthur untuk menggantikan Ivan Rakitic di menit ke-56. Dua pergantian lainnya adalah Ansu Fati (menit ke-87) dan Clement Lenglet (menit ke-90).

Namun menilik materi pemain yang ada di skuat Barcelona, tak salah bila Setien juga tak bergerak di pertengahan pertandingan karena memang tak banyak kualitas yang tersisa di bangku cadangan. Nama-nama seperti Ricard Puig, Ronald Araujo, dan Sergio Akieme tentu tidak banyak bisa diharapkan untuk mengubah alur pertandingan.

Beruntung bagi Barcelona, Napoli memperlihatkan celah di menit ke-57. Celah itulah yang kemudian bisa dimaksimalkan dengan baik oleh Blaugrana.

[Gambas:Video CNN]

Sergio Busquets dengan cepat menendang bola ke arah Nelson Semedo yang bisa membaca maksud Busquets. Semedo menerima bola dan melihat Antoine Griezmann berdiri bebas di muka gawang.

Bola datang ke arah Griezmann. Striker asal Prancis tersebut paham benar bahwa peluang yang datang ini jadi satu-satunya kesempatan terbaik untuk mencetak gol. Penyelesaian akhir Griezmann yang sempurna memastikan Barcelona pulang dengan hasil imbang.

Skor 1-1 ini tidak sepenuhnya merugikan Barcelona, terutama bila melihat penampilan mereka secara keseluruhan. Napoli yang harus merasa lebih rugi karena mereka menghadirkan lebih banyak peluang meski lebih sering tertekan.

Dengan hasil 1-1, Barcelona hanya butuh hasil imbang tanpa gol untuk lolos ke babak perempat final. Namun Barcelona tentu bukan tipe tim yang bakal berusaha mengakhiri pertandingan dengan skor 0-0 dan bertahan sejak awal.


Napoli juga tidak akan sepenuhnya bertahan karena mereka butuh gol untuk bisa lolos ke babak delapan besar.

Laga leg kedua di Barcelona tentu akan berbeda. Messi bakal kembali tampil di halaman bermainnya. Namun Setien dan Barcelona tetap harus mempersiapkan pola alternatif, terutama ketika Napoli ternyata bisa kembali mematikan Messi. (nva)