Virus Corona Tak Buat Rossi Ingin Pensiun Lebih Cepat

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Senin, 23/03/2020 08:07 WIB
Virus Corona Tak Buat Rossi Ingin Pensiun Lebih Cepat Valentino Rossi berharap segera mendapat kejelasan jadwal MotoGP 2020. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap tim Yamaha, Valentino Rossi, tidak berniat pensiun lebih cepat di saat virus corona membuat jadwal MotoGP musim ini berantakan.

Rossi masih memegang teguh rencana melihat kemampuan diri berkompetisi pada beberapa balapan awal MotoGP 2020 sebelum memutuskan masa depan kariernya, seperti yang dikatakan sejak beberapa bulan lalu sebelum virus corona merebak.

"[Virus corona] mengubah semua rencana saya. Penting untuk melihat kapan kami bisa kembali balapan. Sepertinya masih lama."


"Terkait keputusan saya, saya berharap masih bisa menentukan masa depan setelah paruh pertama musim ini. Tetapi sekarang ada banyak kemungkinan. Saya mau melihat kemampuan saya dalam beberapa balapan. Itu akan sangat penting," jelas Rossi.

Virus Corona Tak Buat Rossi Ingin Pensiun Lebih CepatValentino Rossi belum mau memutuskan kelanjutan karier di MotoGP sebelum melihat kemampuan di MotoGP 2020. (Mohd RASFAN / AFP)
Pebalap yang kali terakhir menjuarai MotoGP pada 2009 itu memiliki kontrak dengan Yamaha hingga akhir musim 2020. Rossi belum mengambil keputusan untuk melanjutkan kerja sama, sementara tim garpu tala sudah memastikan bakal menggunakan jasa Maverick Vinales dan Fabio Quartararo pada musim mendatang.

Masa depan Rossi yang masih simpang siur kini tambah terombang-ambing lantaran jadwal MotoGP yang masih tak menentu. Pebalap berjuluk The Doctor pun masih berharap segera mendapat kejelasan soal agenda MotoGP 2020.

Virus Corona Tak Buat Rossi Ingin Pensiun Lebih Cepat

"Sangat penting untuk melakukan balapan sebanyak mungkin, tetapi tidak penting jika kami tidak melakukan 20 balapan. Bisa saja ada balapan ganda [dua balapan di tiap seri balap], seperti di Superbike."

"Paling tidak dibutuhkan 13 balapan untuk sebuah kejuaraan, dan untuk memenuhinya tidak bakal cukup jika menggunakan format yang ada sekarang. Kita akan lihat apa yang akan dikatakan [CEO Dorna, Carmelo] Ezpeleta dan apa yang terjadi dengan virus itu," ucap Rossi dikutip dari Marca.


Rossi saat ini masih menjalani karantina di kampung halamannya, Tavullia. Italia menjadi salah satu episentrum virus corona dan lockdown diberlakukan di negara Eropa Selatan tersebut hingga Rossi menyebut situasinya seperti zona perang.

Sementara dampak virus corona pada jadwal MotoGP 2020 telah memastikan tidak ada balapan di Qatar dan penundaan MotoGP Amerika Serikat, Thailand, dan Malaysia.

Virus Corona Tak Buat Rossi Ingin Pensiun Lebih Cepat
(har)