Mike Tyson Hanya Sekali Pukul Orang di Penjara

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 14:10 WIB
Mike Tyson mengaku hanya satu kali tak bisa menahan emosi ketika di penjara dan berujung pada pemukulan terhadap tahanan lain. Mike Tyson mengaku hanya satu kali memukul orang saat menjalani hukuman di penjara. (James Gilbert/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mike Tyson mengaku hanya satu kali tak bisa menahan emosi ketika di penjara dan berujung pada pemukulan terhadap tahanan lain.

Mike Tyson adalah petinju legendaris dengan beragam kontroversi, termasuk saat dirinya dipenjara lantaran kasus pelecehan seksual. Dengan karakter Tyson yang ganas, Tyson mengaku hanya satu kali kehilangan kontrol terhadap emosinya dan memukul orang.

Momen itu terjadi ketika para tahanan harus dikurung sehingga tak boleh menggunakan gym. Mike Tyson menganggap hal itu membuatnya dalam kondisi suntuk dan frustrasi. Saat ada orang lain yang mengganggunya, Mike Tyson pun tak bisa mengontrol emosinya.


"Kami dikurung dan tak bisa pergi ke gym. Seseorang ditusuk dan kami dikurung. Saya sungguh kecewa dan sedih saat itu."

"Hanya satu kali saya memukul orang di penjara. Seseorang berkata sesuatu pada saya dan kemudian saya menghampiri dan memukulnya. Kami dalam kondisi terkurung dan seseorang mengatakan sebuah hal yang mengganggu dan membuat saya memukulnya," kata Mike Tyson dalam podcast miliknya, dikutip dari Give Me Sport.

Secara umum, Mike Tyson menganggap ia tak pernah menggunakan nama besar dan kekuatan untuk menekan dan mengancam orang lain selama dirinya menjalani hari-hari di Penjara.

"Saya memperlakukan orang seperti mereka memperlakukan saya. Hal itulah yang berjalan dan mereka tidak takut pada saya. Semua hanya berdasarkan rasa saling menghormati," tutur Mike Tyson.

Mike Tyson dipenjara pada tahun 1992 dengan vonis enam tahun penjara. Namun saat Tyson menjalani hukuman hampir tiga tahun, ia dibebaskan dan punya kesempatan untuk kembali bertinju hingga akhirnya merebut kembali sabuk juara dunia kelas berat. (ptr/jun)