Kebiasaan PSG melepas bintang muda mereka sudah berlangsung cukup lama. Bahkan jauh sebelum sejak Qatar Sports Investments (QSI) mengambil alih PSG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak jauh beda dengan kisah Nicolas Anelka. Ia menjelma sebagai salah satu striker muda terbaik dunia setelah pindah ke Arsenal yang akhirnya dilirik klub raksasa Spanyol, Real Madrid.
Patrice Evra melesat bersama Manchester United. (AFP PHOTO/ANDREW YATES) |
Di antaranya Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, Cavani, Edinson Cavani, Angel Di Maria, Neymar, hingga Kylian Mbappe.
Yang pasti, Les Parisiens masih jarang memberikan kesempatan kepada pemain jebolan akademi yang berpotensi jadi bintang. Itu terjadi kepada Kingsley Coman dan Matteo Guendouzi.
PSG juga salah menilai Guendouzi. Bergabung akademi sejak usia enam tahun, pemain timnas Prancis junior itu belum sempat tampil di tim senior dan akhirnya dilepas ke Lorient pada 2014.
Kingsley Coman jadi salah satu pilar Bayern Munchen. (AP Photo/Matthias Schrader) |
Namun, perjuangan keras Guendouzi membuat para pelatih Arsenal terkesima. Gelandang lincah tersebut mulai bermain reguler di dua musim terakhir.
Kebijakan di bawah Qatar Sports Investments memang berhasil menghadirkan enam gelar domestik. Tapi, PSG hingga saat ini belum pernah menyentuh final Liga Champions. (jun/bac)
Patrice Evra melesat bersama Manchester United. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)
Kingsley Coman jadi salah satu pilar Bayern Munchen. (AP Photo/Matthias Schrader)