Capirossi: MotoGP Bisa Ubah Peraturan karena Rossi

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 11:14 WIB
Capirossi: MotoGP Bisa Ubah Peraturan karena Rossi Valentino Rossi memiliki kontrak di Yamaha hingga akhir musim 2020. (JOSE JORDAN / STR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pebalap MotoGP, Loris Capirossi, menyebut keberadaan Valentino Rossi di atas lintasan bisa membuat MotoGP mengubah peraturan soal usia pebalap.

Rossi yang berusia 40 tercatat sebagai pebalap tertua di MotoGP saat ini. Dengan usia kepala empat, Rossi masih memiliki hak tampil di MotoGP karena batas usia yang ditetapkan Federasi Motorsport Internasional bagi seorang pebalap adalah 50 tahun.

Menurut Capirossi regulasi usia bisa saja berubah jika melihat ambisi Rossi di atas lintasan.


"Level persaingan MotoGP sekarang sangat tinggi, luar biasa. Para pebalap umumnya memiliki catatan yang bagus dan memiliki pikiran ke depan serta memahami masalah," kata Capirossi.

"Faktanya, di antara mereka ada pebalap cerdas seperti Valentino yang bagus untuk kompetisi. Saat ini batas usia untuk membalap di MotoGP adalah 50 tahun, tetapi untuk dia kami bisa saja mengubahnya, karena dia tak ingin berhenti," sambung mantan juara dunia kelas 250cc itu dikutip dari GPOne.

Mantan Perbalap Sebut Rossi Bisa Ubah Peraturan MotoGPValentino Rossi menggunakan awal musim MotoGP 2020 untuk mengetahui kemampuan daya saing. (Mohd RASFAN / AFP)
Kontrak Rossi dengan Yamaha bakal selesai pada akhir musim ini, namun The Doctor belum memutuskan pensiun atau melanjutkan karier yang telah dirintis sejak 1996.


Rencananya Rossi bakal menggunakan beberapa balapan awal musim ini untuk mengetahui tingkat kemampuan berkompetisi dengan pebalap lain sebelum memutuskan masa depan, namun hingga saat ini MotoGP 2020 belum memulai balapan lantaran virus corona.

Rossi yang terakhir kali menjadi juara dunia pada 2009 masih mengejar gelar yang ke-10, tetapi dalam tiga musim terakhir justru gagal bersaing dengan Marc Marquez dan Andrea Dovizioso yang selalu tampil sebagai juara dunia dan runner up.

[Gambas:Video CNN] (nva/har)