Pada 2001, Di Canio mendapat telepon langsung dari Ferguson. Ia mengaku kaget sekaligus bangga dilirik tim hebat di masa itu.
Lihat juga:Liga Spanyol Tak Masalah Kehilangan Messi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sadar bahwa orang di ujung telepon benar-benar Ferguson, perasaan Di Canio Campur aduk.
Selama beberapa saat Di Canio merasa sebagai pemain besar dan hebat. Sebab, pelatih MU sedang membujuknya bergabung. Namun, ia harus menolak Ferguson secara halus.
"Aneh rasanya harus mengatakan tidak kepada Sir Alex. Saya berkata padanya, "Terima kasih, 1000 kali terima kasih. Tetapi saya tidak bisa. West Ham adalah keluarga yang menghangatkan saya pada momen terburuk dalam hidup saya. Saya adalah kapten tim dan tidak bisa menerima tawaran ini," tuturnya.
Hingga kini, Di Canio tak pernah menyesal pernah menolak Ferguson untuk memboyongnya ke Old Trafford. Kesetiaannya kepada West Ham kala itu tak bisa dibayar dengan uang maupun prestasi sekalipun. (jun/ptr)
