Osas Saha, Si Anak Manja yang Iseng Jadi Youtuber

CNN Indonesia | Rabu, 06/05/2020 07:34 WIB
Pesepak bola PSM Makassar Osas Saha (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Shan United Thiha Shitu dalam pertandingan lanjutan fase Grup H Piala AFC di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (26/2/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama. Osas Saha jadi anak manja jika bertemu ibu tercinta. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penangguhan kompetisi akibat virus corona membuat Osas Saha tak bisa pulang ke Nigeria untuk bertemu keluarga. Ia mencoba jadi Youtuber untuk mengikis kejenuhan di masa karantina.

Setelah resmi berstatus warga negara Indonesia, Osas Saha mau tak mau mengikuti aturan pemerintah. Ia harus menjalani prosedur ketat jika ingin keluar negeri dan menjalani karantina selama dua pekan jika kembali ke Indonesia.

Pemain PSM Makassar terpaksa tinggal di rumahnya di kawasan Tangerang. Namun, teknologi bisa membayar kerinduan akan kampung halaman di Warri, Nigeria.


Hampir setiap hari sang ibu berkomunikasi dengan Osas untuk menanyakan perkembangan situasi pandemi wabah Covid-19 di Indonesia. Maklum, Osas merupakan anak bungsu sekaligus putra satu-satunya dari lima bersaudara.

"Ibu saya pernah video call saya sejam. Dia mau lihat apa yang saya lakukan di rumah. Saya tunjukkan saya hanya olahraga di rumah. Saya juga kadang ajak ibu saya ikut berolahraga sama saya lewat video. Ini juga untuk mengobati rindu saya," ucap Osas kepada CNNIndonesia.com, Selasa (5/5).

GIF Banner Promo Testimoni
Di balik keganasannya di depan gawang, Osas mengaku suka bermanja-manja dengan ibunya. Ibunya pun demikian. Tak bisa lepas dari putranya itu jika bertemu.

"Saya bisa menghabiskan waktu seminggu di rumah tidak bertemu dengan teman-teman jika pulang ke Nigeria. Saya sangat dekat dengan ibu, manja sama ibu. Kalau nonton tv di ruang tamu, saya juga tidur di paha ibu," ungkapnya.

Hampir setiap hari sang ibu meluangkan waktu berbincang dengan Osas. Bahkan, sekadar bercerita tentang aktivitasnya menggarap lahan di belakang rumah yang ditanami sayur mayur dan buah-buahan.

Osas SahaOsas Saha kini bermain untuk PSM Makassar. (CNN Indonesia/Surya Sumirat)
Penyerang 33 tahun itu pintar mengatur waktu bekerja dan untuk keluarga. Momen-momen hanya berada di rumah dah jauh dari orang tua seperti saat ini terasa sangat berat untuk dilewati.

Meski begitu, ia tidak lantas memaksakan diri pulang ke Nigeria. Ia sadar ada protokol ketat yang harus dilewati sebelum bertemu ibunya, seperti karantina mandiri selama 14 hari.

[Gambas:Video CNN]
"Belum lagi pesawat yang tidak beroperasi dan banyak lagi. Kita juga tidak tahu kapan kompetisi dimulai lagi jadi baiknya tetap ikuti aturan pemerintah, jaga diri dan terap di rumah saja. Berdoa semoga semua cepat selesai dan normal lagi," ungkapnya.

Selain menghabiskan waktunya dengan berolahraga, makan, tidur dan main game online, Osas juga berkarya lewat chanel youtube yang baru dibuatnya seminggu lalu. Meski mengaku iseng, tapi terdapat tujuan mulai dari kegiatannya membuat chanel Youtube.

Apalagi Osas mengaku bukan orang yang senang untuk menggunakan media sosial. Bahkan, Instagram dan Facebook baru dimilikinya pada 2016 lalu.

"Bikin youtube itu iseng saja, bukan untuk cari uang. Memang saya ada waktu buat bikin Youtube?"

"Rencananya saya mau kasih video yang bisa memotivasi anak muda yang salah jalan supaya lebih baik. Memberi motivasi orang yang putus asa untuk mencari solusinya, apa yang harus mereka lakukan. Saya bukan manusia sempurna, tapi saya mau bantu, sentuh hati mereka supaya bisa hidup lebih baik," sebut Osas. (TTF/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK