Setelah resmi berstatus warga negara Indonesia, Osas Saha mau tak mau mengikuti aturan pemerintah. Ia harus menjalani prosedur ketat jika ingin keluar negeri dan menjalani karantina selama dua pekan jika kembali ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu saya pernah video call saya sejam. Dia mau lihat apa yang saya lakukan di rumah. Saya tunjukkan saya hanya olahraga di rumah. Saya juga kadang ajak ibu saya ikut berolahraga sama saya lewat video. Ini juga untuk mengobati rindu saya," ucap Osas kepada CNNIndonesia.com, Selasa (5/5).
"Saya bisa menghabiskan waktu seminggu di rumah tidak bertemu dengan teman-teman jika pulang ke Nigeria. Saya sangat dekat dengan ibu, manja sama ibu. Kalau nonton tv di ruang tamu, saya juga tidur di paha ibu," ungkapnya.
Hampir setiap hari sang ibu meluangkan waktu berbincang dengan Osas. Bahkan, sekadar bercerita tentang aktivitasnya menggarap lahan di belakang rumah yang ditanami sayur mayur dan buah-buahan.
Osas Saha kini bermain untuk PSM Makassar. (CNN Indonesia/Surya Sumirat) |
Meski begitu, ia tidak lantas memaksakan diri pulang ke Nigeria. Ia sadar ada protokol ketat yang harus dilewati sebelum bertemu ibunya, seperti karantina mandiri selama 14 hari.
[Gambas:Video CNN]
"Belum lagi pesawat yang tidak beroperasi dan banyak lagi. Kita juga tidak tahu kapan kompetisi dimulai lagi jadi baiknya tetap ikuti aturan pemerintah, jaga diri dan terap di rumah saja. Berdoa semoga semua cepat selesai dan normal lagi," ungkapnya.
Selain menghabiskan waktunya dengan berolahraga, makan, tidur dan main game online, Osas juga berkarya lewat chanel youtube yang baru dibuatnya seminggu lalu. Meski mengaku iseng, tapi terdapat tujuan mulai dari kegiatannya membuat chanel Youtube.
Apalagi Osas mengaku bukan orang yang senang untuk menggunakan media sosial. Bahkan, Instagram dan Facebook baru dimilikinya pada 2016 lalu.
"Rencananya saya mau kasih video yang bisa memotivasi anak muda yang salah jalan supaya lebih baik. Memberi motivasi orang yang putus asa untuk mencari solusinya, apa yang harus mereka lakukan. Saya bukan manusia sempurna, tapi saya mau bantu, sentuh hati mereka supaya bisa hidup lebih baik," sebut Osas. (ttf/jun)

Osas Saha kini bermain untuk PSM Makassar. (CNN Indonesia/Surya Sumirat)