Ferguson dipastikan gagal menghadapi Khabib Nurmagomedov dalam partai perebutan sabuk juara kelas ringan UFC dalam waktu dekat karena mengalami kekalahan TKO dari Justin Gaethje.
Lihat juga:Bos Suzuki Larang Rossi Pensiun dari MotoGP |
Petarung berjuluk El Cucuy sebetulnya difavoritkan memenangi duel, akan tetapi Gaethje justru mampu membuat Ferguson bertekuk lutut dalam pertarungan yang didominasi stand up fight tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika bel ronde keempat berbunyi, Rashad [Holloway, pelatih kepala Ferguson saat menghadapi Gaethje] berkata, 'Eddie, masuklah. Saya tidak siap'," tutur Bravo yang sebelumnya diharapkan dapat memoles penampilan ground fight Ferguson untuk menghadapi Khabib.
"Jadi saya masuk berjalan dan berpikir, 'Sial, apa yang sedang terjadi? Saya bukan kepala pelatih MMA'. Ini sudah ronde keempat, dia terluka, dan ditambah mobil saya rusak minggu lalu. Mereka mencuri kacamata saya. Saya membutuhkan kacamata saya. Saya tidak bisa melihat. Jadi saya tidak menyadari seberapa dia terluka hingga saya berjalan mendekatinya," ucap Bravo.
Sosok yang sudah memiliki kedekatan dengan Ferguson sejak lama tersebut merasa dirinya bersalah karena berada di tempat yang tidak tepat.
"Saya tidak pernah menjadi kepala pelatih MMA sepanjang hidup saya. Saya tidak menginginkannya. Itu bukanlah diri saya," kata Bravo.
[Gambas:Video CNN]
(nva)
