Rossi Kapok di Belakang Vinales, Quartararo, dan Morbidelli

CNN Indonesia | Kamis, 28/05/2020 14:35 WIB
Yamaha's Italian biker Valentino Rossi gestures while greeting fans, at Termas de Rio Hondo circuit, in Santiago del Estero, Argentina on March 28, 2019 on the eve of the Argentina Grand Prix. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP) Valentino Rossi merupakan pebalap paling tua di MotoGP 2020. (JUAN MABROMATA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembalap veteran MotoGP Valentino Rossi menegaskan siap bersaing dengan tiga pembalap muda yang menunggangi motor Yamaha pada balapan MotoGP 2020.

Belum jelas kapan balap MotoGP musim ini bakal dimulai, namun Rossi sudah kembali menjalani latihan di sirkuit. Pemilik sembilan gelar juara dunia itu menilai Yamaha punya kans bagus.

Selain motor yang dapat diandalkan, Rossi juga menyebut Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli memiliki kualitas yang bagus.


Keberadaan tiga pembalap tersebut membuat The Doctor tak hanya mengantisipasi rivalitas dengan pembalap dari tim lain tetapi juga mewaspadai persaingan internal.

Italy's biker Valentino Rossi rides his Yamaha during the MotoGP free practice of the Argentina Grand Prix at Termas de Rio Hondo circuit, in Santiago del Estero, Argentina on March 29, 2019. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP)Valentino Rossi bakal menyudahi kebersamaan dengan tim Monster Energy Yamaha pada tahun ini. (Photo by JUAN MABROMATA / AFP)
"Yamaha memiliki tiga pembalap muda dan kuat. Quartararo menjalani debut yang impresif, tetapi Vinales juga berada dalam kondisi terbaik, dan Morbidelli juga sangat cepat," aku Rossi.

"Itu adalah sebuah tantangan bagi pembalap seperti saya untuk bisa melawan mereka dengan motor yang sama," sambungnya dalam wawancara dengan MotoGP dikutip dari GPOne.

Musim lalu Rossi hanya menempati peringkat ketujuh di klasemen, berada di bawah Vinales dan Quartararo. Dalam seri balap MotoGP 2019, Rossi juga kerap berada di belakang Vinales dan Quartararo.

GIF Banner Promo Testimoni

Bahkan pada MotoGP Thailand yang berlangsung pada paruh kedua, Rossi juga berada di belakang Morbidelli.

"Pada paruh kedua musim lalu, saya tidak bisa mencapai harapan saya. Anda harus lebih cepat. Sepertinya saya kehilangan kemampuan berkompetisi dan kehilangan kepercayaan diri, tetapi dengan kepala mekanik yang baru dan beberapa perubahan di garasi, kami bisa mencari cara kembali ke puncak. Itu tujuannya," kata Rossi.

[Gambas:Video CNN] (nva/jun)