UEFA Ingin Pindahkan Final Liga Champions ke Jerman

CNN Indonesia | Sabtu, 30/05/2020 04:26 WIB
This picture shows the UEFA logo at the organization's headquarters in Nyon on Febraury 28, 2020. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP) Ilustrasi UEFA. (AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia -- UEFA ingin memindahkan babak semifinal dan final Liga Champions ke Jerman lantaran tidak jelasnya perkembangan pandemi virus corona di Turki.

Pada musim 2019/2020, badan sepak bola Eropa itu menunjuk Stadion Ataturk di Istanbul, Turki sebagai venue final Liga Champions.

Akan tetapi, turnamen level elite antarklub Eropa itu tidak berjalan dengan semestinya akibat wabah Covid-19.


Sejak pertengahan Maret lalu, Liga Champions musim ini dihentikan. Sebagian tim tuntas melakoni dua pertandingan di babak 16 besar dan memastikan lolos ke perempat final.

Sementara itu, beberapa tim lain baru menggelar leg pertama babak 16 besar. Meski demikian, UEFA bertekad menyelesaikan Liga Champions musim ini. UEFA dan Asosiasi Klub-klub Eropa ingin Liga Champions selesai pada akhir Agustus.

[Gambas:Video CNN]

Segala upaya dilakukan UEFA, termasuk dengan rencana memangkas menggelar dua leg di sisa babak gugur.

Baru-baru ini, UEFA juga ingin memberlakukan skema final four yang seluruhnya digelar di Jerman. Dengan skema itu, maka pertandingan semifinal dan final Liga Champions musim ini bisa dilangsungkan di Jerman, tidak lagi di Turki.

Sejumlah faktor menjadi alasan UEFA mendorong final four Liga Champions di Jerman. Yang utamanya karena tidak jelasnya kondisi penyebaran Covid-19 di Turki, dikutip dari Sky Sports Italia.

Selain itu, desakan beberapa klub yang ingin perempat final digelar di tempat netral dan Liga Jerman yang lebih dahulu "restart" dibanding liga-liga lain di Eropa juga menjadi pendukungnya.

Menurut Sky Sports Italia, pada tanggal 7 dan 8 Agustus mendatang UEFA juga berencana menggelar leg kedua babak 16 besar, termasuk untuk laga Barcelona vs Napoli dan Juventus vs Lyon. (sry/har)