Tyson Dikhawatirkan Meninggal di Ring Jika Kembali Bertinju

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 21:28 WIB
SANTA MONICA, CA - NOVEMBER 01: Mike Tyson attends AFM'16 The Exchange's 5 Year Anniversary Celebration on November 1, 2016 in Santa Monica, California.   Jesse Grant/Getty Images for The Exchange/AFP Mike Tyson berencana kembali naik ring setelah absen selama 15 tahun. (Jesse Grant/Getty Images for The Exchange/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petinju kelas berat asal Inggris Dillian Whyte khawatir Mike Tyson meninggal di atas ring jika bersikeras kembali bertarung setelah pensiun sejak 2005.

Whyte berharap Tyson benar-benar memikirkan nasib sebelum benar-benar comeback seperti yang kerap diberitakan akhir-akhir ini.

Pemilik gelar interim kelas berat versi WBC itu mengkritisi presiden WBC Mauricio Sulaiman yang mendorong Tyson kembali mengenakan sarung tinju untuk melawan Tyson Fury.


"Itu bodoh. Jika mereka tidak bisa memberi izin untuk saya bertarung [melawan Fury] selama tiga tahun , mengapa mereka memberi izin tarung antara petinju berusia 53 dan 31?" kata Whyte.

[Gambas:Video CNN]
"Itu tidak masuk akal. Itu bodoh. Mauricio dan saya tidak ada apa-apa, tetapi itu adalah hal bodoh. Dia tidak seharusnya mendukung itu. Bagaimana jika dia kembali dan dia mati di ring? Apa yang akan terjadi kemudian?" sambungnya dikutip dari Yahoo Sport.

Rencana Tyson kembali bertarung setelah 15 tahun absen mengundang pro dan kontra. Mereka yang menolak Si Leher Beton bertinju mempertimbangkan faktor usia dan kesehatan, sama seperti yang diutarakan Whyte.
GIF Banner Promo Testimoni

Terlepas dari orang-orang yang tidak mendukung rencana Tyson bertinju, isu mengenai calon lawan mantan atlet fenomenal itu terus berkembang. Evander Holyfield, Tyson Fury, dan Shannon Briggs meramaikan bursa petarung yang akan dihadapi Tyson.

Mantan juara dunia WBA, WBC, dan IBF itu menyebut bakal kembali beradu pukul dalam pertarungan ekshibisi yang berlangsung empat ronde. (nva/jun)