UFC 250: Spencer Yakin Kalahkan Nunes dengan Status Underdog

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 13:02 WIB
LAS VEGAS, NV - DECEMBER 30: (R-L) Amanda Nunes of Brazil punches Ronda Rousey in their UFC women's bantamweight championship bout during the UFC 207 event on December 30, 2016 in Las Vegas, Nevada.   Christian Petersen/Getty Images/AFP Amanda Nunes (kanan) harus waspada pada Felicia Spencer. (Christian Petersen/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Felicia Spencer yakin bisa mengalahkan Amanda Nunes pada pertarungan UFC 250 di UFC Apex, Las Vegas, Minggu (7/6), meski berstatus sebagai underdog.

Spencer memasuki duel melawan Nunes sebagai petarung yang jauh tidak diunggulkan. Perusahaan taruhan William Hill menaruh Spencer di posisi +450 untuk menang di UFC 250, artinya petaruh akan mendapatkan US$475 dari taruhan sebesar US$100.

Spencer menyadari hal tersebut, namun petarung 29 tahun itu tidak peduli dengan status underdog. Petarung berjuluk Feenom itu yakin punya peluang bagus untuk mengalahkan Nunes.


"Saya yakin saya petarung MMA yang hebat. Saya mungkin bukan atlet yang paling impresif. Saya mungkin bukan pemukul, pegulat atau grappler paling impresif," ujar Spencer dikutip dari Sports Net.

GIF Banner Promo Testimoni
"Tapi ketika masuk octagon, saya tahu bagaimana caranya bertarung dengan hebat. Saya tidak percaya diri berlebihan, tapi saya tahu kemampuan saya," sambung petarung kelahiran Kanada tersebut.

Spencer yang memiliki rekor mixed martial arts (MMA) delapan menang dan satu kalah tersebut bergabung dengan UFC pada Maret 2019. Sebelum bergabung dengan UFC Spencer berstatus juara dunia kelas bulu Invicta FC dengan rekor selalu menang dari enam pertarungan.

[Gambas:Video CNN]
Spencer memulai karier di UFC dengan kemenangan atas Megan Anderson pada 18 Mei 2019, namun kemudian kalah dari mantan juara UFC Cris Cyborg pada UFC 240, 27 Juli 2019. Terakhir Spencer menang atas Zarah Fairn Dos Santos pada 29 Februari 2020.

Kemenangan atas Zarah membuka jalan Spencer untuk melawan Nunes, yang saat ini berstatus sebagai juara dunia kelas bantam dan bulu putri UFC.

Spencer menjadi petarung pertama asal Kanada yang menjadi penantang gelar juara dunia UFC sejak Georges St-Pierre saat melawan Michael Bisping pada November 2017. (har/ptr)