Pemain Liga 1 Jalani 11 Kali Tes Swab dalam Semusim

CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 15:45 WIB
Seluruh pemain dan ofisial Liga 1 bakal menjalani 11 kali tes swab dalam semusim mulai Oktober 2020 hingga Februari 2021. Foto ilustrasi. Laga Liga 1 2019. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seluruh pemain dan ofisial Liga 1 bakal menjalani 11 kali tes swab dalam semusim mulai Oktober 2020 sampai Februari 2021.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Hadian Lukita kepada CNNIndonesia.com, Kamis (13/8), menjelaskan masing-masing klub harus lebih dahulu melakukan tes swab mandiri yang hasil dan laporannya harus diserahkan ke LIB paling lambat 23 September 2020.

Setelah itu, menjelang laga perdana Liga 1 2020 di masa pandemi Covid-19 pada Oktober mendatang, tes swab baru akan ditanggung LIB.


"Tes swab dari LIB nanti teknisnya apakah akan dilakukan di daerah asal klub tersebut, atau setelah mereka tiba di home base barunya, ini masih dikoordinasikan. Yang pasti hasilnya harus sudah ada H-1 sebelum pertandingan pertama dimulai."

"Setelah itu, LIB akan secara rutin dan berkala menggelar tes swab per 14 hari sekali. Setiap klub mendapatkan keharusan 14 hari sekali tes swab selama kompetisi bergulir. Jadi per orang akan mendapatkan 11 kali tes swab selama lima bulan bergulirnya Liga 1 2020," kata Hadian Lukita melalui sambungan telepon.

Hadian belum bisa menjelaskan biaya yang dikeluarkan LIB untuk menggelar tes swab bagi seluruh komponen yang terlibat di Liga 1 2020. Namun, ia memastikan ada bantuan dari Satgas Penanganan Covid-19 terhadap pelaksanaan tes swab Liga 1.

Pemain Barito Putera Danilo Sekulic (kanan) berduel dengan pemain Bali United Leonard Tupamahu (kiri) saat pertandingan Liga 1 2020 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (6/3/2020). Tuan rumah Barito Putra kalah atas tamunya Bali United dengan skor 1-2. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nzLiga 1 2020 akan bergulir pada Oktober. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

"Kami masih akan melakukan pertemuan dengan Satgas soal teknis pelaksanaan tes swab-nya seperti apa. Pasti tidak semua akan ditanggung Satgas. Mungkin nanti Satgas siapkan alat tes dan perlengkapannya karena tidak mungkin kami yang langsung beli. Satgas yang menyiapkan tim medis kami operasionalnya," jelas Hadian Lukita.

Jika sekali tes swab per orang dikenakan biaya sekitar Rp1,5 juta, butuh biaya Rp16,5 juta per orang dalam satu klub selama semusim. Jika dalam satu klub ada 45 personel yang diboyong untuk setiap pertandingan, LIB mengeluarkan sedikitnya Rp742,5 juta per klub untuk tes swab.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Total ada 18 klub peserta di Liga 1 2020, LIB diperkirakan bakal mengeluarkan lebih dari Rp133 miliar khusus untuk pelaksanaan protokol tes swab.

Hadian memastikan 45 orang itu hanya jumlah personel untuk satu klub. Belum ditambah dengan panitia penyelenggara, keamanan, match commissioner dan wasit. Total, disebut Hadian, ada 272 orang yang terlibat dalam satu pertandingan.

"Kalau ada yang positif, pasti akan ada SOP [prosedur standar] yang kami siapkan. Selama periode kompetisi, di hotel akan disediakan dua kamar untuk isolasi mandiri. Klub juga harus memberikan laporan harian dari tim medianya terkait kondisi tim. Kalau ada yang terpapar, kami jalankan prosedur pemerintah," kata Hadian.

Awal September mendatang, LIB juga akan menggelar workshop yang melibatkan tim medis masing-masing klub, Dinas Kesehatan di lokasi venue pertandingan digelar, PSSI serta Gugus Tugas.

"Nanti di workshop itu kan masing-masing stadion, daerahnya punya ciri tersendiri dalam menangani Covid-19. Kami akan koordinasi terkait rumah sakit rujukannya, pengamanannya di stadion supaya jelas semuanya," ujar Hadian Lukita.

[Gambas:Video CNN]

(TTF/bac)