Cekcok, Bukti Mourinho dan Lampard Lupakan 'Manis' Masa lalu

CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 12:17 WIB
Jose Mourinho dan Frank Lampard telibat adu mulut di babak pertama duel Tottenham versus Chelsea dalam ajang Piala Liga Inggris. Jose Mourinho dan Frank Lampard terlibat cekcok di babak pertama Tottenham vs Chelsea. (AP/Matt Dunham).
Jakarta, CNN Indonesia --

Frank Lampard terlibat adu mulut dengan Jose Mourinho dalam pertandingan Tottenham Hotspur versus Chelsea di babak keempat Piala Liga Inggris, Rabu (30/9) dini hari WIB. Spurs menang lewat adu penalti dan lolos ke perempat final.

Cekcok itu diawali di menit 27 ketika Chelsea dalam posisi unggul 1-0 lewat gol Timo Werner.

Saat itu, Mourinho menyemprot Lampard dengan kata-kata kasar. Lampard membalas dan menanyakan maksud eks pelatihnya dulu saat masih bermain dengan The Blues.


Dilansir Daily Mail, adu mulut itu membuktikan bahwa Lampard sebagai pelatih menunjukkan tekad kuatnya. Tak peduli dia melawan 'gurunya' tersebut dan mengesampingkan hubungan manis keduanya saat masih bekerja sama di Chelsea pada belasan tahun silam.

Banner gif video highlights MotoGP

Lampard saat masih menjadi pemain punya 'utang' kepada Mourinho terhadap perjalanan kariernya. Mourinho datang melatih Chelsea pada 2004 hingga 2007 silam.

The Special One pada satu kesempatan pernah menyebut bahwa Lampard merupakan pemain terbaik di dunia.

Mourinho selama tiga tahun melatih Chelsea selalu mengandalkan Lampard di lini tengah. Dia adalah kapten kedua setelah John Terry kala itu.

Lampard kemudian berkembang menjadi pemain hebat selama diasuh Mourinho. Kerja sama keduanya melahirkan banyak gelar di Stamford Bridge.

Namun hubungan manis itu kemudian berakhir ketika Lampard pindah ke Manchester City pada tahun 2014 saat Mourinho kembali melatih Chelsea kedua kalinya sejak 2013. Bahkan Lampard mencetak satu gol ke gawang mantan klubnya tersebut.

Tadi malam, hubungan manis keduanya berakhir ketika mereka terlibat cekcok di pinggir lapangan. Perdebatan itu membuktikan Lampard, begitu juga Mourinho, mengesampingkan kenangan masa lalu dan fokus dengan tim masing-masing sekarang.

Namun usai pertandingan keduanya kembali akur. Mourinho menjabat tangan Lampard dan seluruh staf Chelsea.

"Dengan Frank, perasaan saya kepadanya lebih penting daripada kata-kata yang kami perdebatkan. Perasaanku padanya adalah aku akan selalu berutang padanya terhadap semua yang dia berikan padaku," ujar Mourinho.

(osc/har)

[Gambas:Video CNN]