Hormati Orang Tua Gaethje, Khabib Menang Pakai Triangle Choke

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 08:29 WIB
Khabib Nurmagomedov tidak tega menghancurkan perasaan orang tua Justin Gaethje saat keduanya bertarung di UFC 254. Orang tua Gaethje, alasan Khabib Nurmagomedov menang pakai triangle choke. (Ed Mulholland/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Khabib Nurmagomedov diklaim tidak tega menghancurkan perasaan orang tua Justin Gaethje saat keduanya bertarung di UFC 254 di Fight Island, Abu Dhabi, akhir pekan lalu.

Menurut mantan petarung kelas berat UFC Daniel Cormier, Khabib memiliki kesempatan membuat Gaethje menderita sejak ronde pertama.

Akan tetapi, karena pertimbangan orang tua Gaethje yang menyaksikan pertarungan itu, Khabib pun memilih memenangi duel dengan triangle choke di ronde kedua.


"Jadi ketika dia sudah di sana, dia akan melakukan penguncian, tapi karena mendengar Justin mengatakan tidak akan melakukan tap, maka Khabib tidak ingin menyakitinya di depan orang tuanya, karena itu digunakan triangle choke," ujar Cormier dikutip dari MMAMania.

Dikatakan Cormier, Khabib tidak ingin membuat Gaethje berbohong kepada publik. Karena sebenarnya, The Eagle bisa saja melakukan kuncian lain yang memaksa Gaethje menepuk matras octagon.

[Gambas:Video CNN]

"'Saya tidak ingin menyakitinya di depan orang tuanya, jadi saya bilang, saya akan memasukkannya ke triangle. Dan jika dia pingsan, dia pingsan, begitu kamu bangun, kamu baik-baik saja'," kata Cormier menirukan ucapan Khabib.

Khabib disebut memiliki banyak kesempatan mengalahkan Gaethje lewat kuncian sebelum melakukan triangle choke. Salah satunya melalui armbar.

Dengan kuncian armbar, petarung 32 tahun itu bisa mematahkan tangan Gaethje jika tidak melakukan tap ke kanvas.

Banner gif video highlights MotoGP

"Dia tidak ingin mematahkan lengannya. Karena jika Justin tidak menepuk, Anda harus menghancurkannya," tutur Cormier.

"Dan dia tidak ingin melakukan itu pada Justin di depan ayah dan ibunya. Dia berkata 'jika saya membuatnya pingsan, dia akan bangun dan semuanya akan baik-baik saja'," ucap Cormier melanjutkan.

Dijelaskan mantan juara kelas berat UFC itu, 'kesombongan' Justin Gaethje yang tidak ingin melakukan tap saat melawan Khabib jadi alasan utama The Eagle memilih jalan trianle choke memenangi pertarungan.

"Ada sejumlah hal kecil yang berperan dalam kuncian kepada Justin Gaethje. Dia memberi tahu saya ketika dia menonton wawancara selama seminggu, dia melihat bahwa Justin mengatakan dia tidak akan pernah menepuk," ujar Cormier.

"Dan ketika dia melakukan kuncian, itu [triangle choke] kuncian favorit ayahnya, naik ke atas, melakukan armbar, dan lakukan triangle," ucap Cormier menambahkan.

(sry/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK