Khabib Soal Karikatur Nabi Muhammad: Mereka Menantang Allah

CNN Indonesia | Sabtu, 31/10/2020 12:39 WIB
Khabib Nurmagomedov menyebut semua pihak yang mendukung pembuatan karikatur Nabi Muhammad menantang Allah sebagai penguasa dunia. Khabib Nurmagomedov kembali berbicara soal kontroversi karikatur Nabi Muhammad. (AFP/Steven Ryan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juara dunia kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov menyebut semua pihak yang mendukung pembuatan karikatur Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berbicara telah menantang Allah sebagai penguasa dunia.

Khabib kembali berbicara soal kontroversi karikatur Nabi Muhammad di Prancis. Sebelumnya, petarung asal Rusia itu mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menyakiti lebih dari 1,5 miliar Muslim di dunia.

"Dengan tindakan ini, mereka tidak hanya menghina perasaan orang-orang Muslim yang beriman, tetapi juga menantang Penguasa Dunia, yang berjanji akan melindungi utusannya dari serangan orang-orang bodoh," ujar Khabib dalam akun Instagram dikutip dari Championat.


"Ya, mereka melakukan apa yang mereka lakukan," ucap Khabib menambahkan.

Seperti tanggapan sebelumnya, kali ini The Eagle, julukan Khabib juga berbicara panjang soal kontroversi karikatur Nabi Muhammad.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Khabib, mereka yang mendukung pembuatan karikatur Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berbicara merupakan musuh-musuh Islam dan Muslim.

"Apakah mereka benar-benar percaya bahwa dengan cara ini mereka akan dapat memadamkan cahaya Allah?" tutur Khabib.

Banner gif video highlights MotoGP

Tidak hanya menghina Muslim, tindakan tersebut juga dianggap Khabib sebagai perbuatan rendah dan keji.

"Semoga Allah memberkahi nabi kita tercinta, serta keluarganya, sahabat, dan semua orang yang mengikuti mereka dengan baik," ucap Khabib.

"Dan semoga Allah melepaskan hukuman-Nya kepada semua orang yang melanggar kehormatan orang-orang terbaik, Nabi Muhammad. Sunggu, Allah tidak mengingkari janji," kata Khabib melanjutkan.

(sry/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK