Pelatih Leeds Kritik Aturan Penonton di Stadion Liga Inggris

ptr, CNN Indonesia | Sabtu, 28/11/2020 01:48 WIB
Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa kecewa dengan peraturan yang membedakan tiap klub di Liga Inggris dalam kehadiran penonton. Leeds United dan Manchester City belum bisa didukung penonton karena masih berada di kategori tier 3. (AP/Cath Ivill)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa kecewa dengan peraturan yang membedakan tiap klub di Liga Inggris dalam hal perizinan kehadiran penonton.

Premier League jadi salah satu kompetisi yang telah diizinkan untuk kembali mendatangkan penonton. Syaratnya harus mengacu pada kategori risiko Covid-19 di tiap kota tempat klub tersebut bernaung.

Dari perumusan yang ada, sejauh ini tidak ada kota klub Liga Inggris yang bisa masuk tier 1 atau kategori risiko aman Covid-19. 


Sedangkan untuk tier 2 atau risiko sedang, kota London dan Liverpool termasuk di dalamnya. Sehingga, klub-klub yang bermarkas di kota tersebut bisa menghadirkan 2.000 penonton ke dalam stadion.

Bagi Bielsa, hal tersebut tidak adil. Leeds sendiri masuk dalam kategori tier 3 alias risiko tinggi Corona, sehingga belum bisa mendapatkan dukungan langsung penonton.

Menurut dia, peraturan dari Premier League seharusnya jelas, penonton di seluruh stadion atau tidak sama sekali.

"Pertanyaan yang seharusnya mengapung bukanlah soal konsekuensi ada di kategori ini atau itu, melainkan tentang mencoba menjaga kompetisi tetap setara dengan hal yang bisa dikontrol."

"Kehadiran suporter bisa memberikan efek pada hasil pertandingan, namun pihak penyelenggara mengatakan penonton yang ada di daerah dengan risiko tinggi bakal mendapat hukuman," kata Bielsa dikutip dari Express.

Liverpool's team players attend a minute of silence in a memory of England goalkeeper Ray Clemence, who died on 15 November, before the English Premier League soccer match between Liverpool and Leicester City at Anfield stadium in Liverpool, England. Saturday, Nov. 22, 2020. (Peter Powell/Pool via AP)Liverpool jadi salah satu tim yang sudah boleh mendapatkan dukungan penonton. (AP/Peter Powell)

Beda halnya dengan Bielsa, pelatih Burnley Sean Dyche menyambut hal ini sebagai sebuah kemajuan. Burnley sendiri masih belum bisa mendapat dukungan langsung penonton karena berada di kategori tier 3.

"Sejumlah penonton yang ada di stadion adalah awal, saya harap ini adalah awal yang positif untuk hal selanjutnya."

"Kandang atau tandang, melihat suporter di stadion adalah hal luar biasa. Kita semua sudah menunggu untuk waktu yang lama," ujar Dyche.

Dyche berharap situasi bakal terus membaik dalam beberapa bulan ke depan.

GIF Banner Promo Testimoni

"Kami benar-benar mengerti dan saya rasa ini adalah hal bagus untuk sepak bola. Kami hanya bisa berharap kondisi terus meningkat seiring kehadiran vaksin dan lainnya."

"Mereka [tim penilai] berkata bakal kembali datang pada 16 Desember, jadi kami kini tinggal menanti dan melihat," ucap Dyche.

Tim-tim lain yang masih ada di tier 3 dan tidak boleh menerima dukungan langsung adalah Manchester United, Manchester City, Newcastle, West Bromwich Albion, Sheffield United, Leicester City, Burnley, Aston Villa, dan Wolverhampton Wanderers.

(ptr/jal)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK