Praveen/Melati Gagal Juara Yonex Thailand Open 2021

jun, CNN Indonesia | Minggu, 17/01/2021 13:10 WIB
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal juara Yonex Thailand Open 2021 usai kalah dari wakil Thailand, Minggu (17/1). Praveen Jordan/Melati Daeva. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal juara Yonex Thailand Open 2021 usai kalah dari wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di partai final, Minggu (17/1).

Praveen/Jordan sudah tertinggal 0-3 sejak awal pertandingan gim pertama karena pengembalian bola yang buruk. Ketertinggalan angka semakin menjauh 3-11 hingga interval.

Dechapol/Sapsiree yang berstatus unggulan pertama memanfaatkan momen dengan terus menekan pertahanan Praveen/Melati. Hasilnya, ganda campuran tuan rumah unggul 21/3 di gim pertama.


Praveen/Melati mencoba bangkit di gim kedua dengan meminimalisir kesalahan sendiri. Hasilnya, unggulan kedua itu mampu menutup pertengahan gim kedua dengan keunggulan 11-6.

Juara All England 2020 itu pun berhasil menjaga jarak di skor 15-10 namun Dechapol/Sapsiree secara perlahan berhasil memangkas jarak hingga mampu menyamakan kedudukan 16-16.

GIF Banner Promo Testimoni

Kedua pasangan saling mengejar angka setelah skor 16-16. Upaya Praveen/Melati untuk menjauhi kejaran terus mengalami kegagalan. Pasangan Thailand terus menempel hingga memaksa terjadi deuce.

Beruntung Praveen/Melati mampu meraup dua poin beruntun untuk menutup gim kedua dengan skor 22-20. Rubber set jadi penentu laga ini.

[Gambas:Video CNN]

Duel sengit tersaji sejak awal gim ketiga terjadi. Namun, pukulan-pukulan eror masih jadi masalah bagi pasangan Indonesia sehingga Dechapol/Sapsiree mampu mengantongi keunggulan 11-7 di interval gim ketiga.

Praveen/Melati mencoba bangkit dan memangkas jarak hingga menyamakan skor 13-13. Ganda campuran Indonesia kemudian berbalik unggul 14-13. Sayang servis buruk Melati membuat skor kembali sama 14-14.

Pasangan tuan rumah tak menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali memimpin dengan skor 17-15. Namun, Praveen/Melati terus berusaha menempel ketat hingga memaksa skor imbang 17-17.

Hanya saja, Praveen/Melati sering kali miskomunikasi sehingga menguntungkan tim lawan. Dechapol/Sapsiree pun sukses menyudahi pertandingan dengan kemenangan 21-18 sekaligus menyabet gelar di nomor ganda campuran.

(jun/sry)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK