Mimpi Adesanya: Ciptakan Sejarah Bareng Usman dan Ngannou

osc, CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 05:26 WIB
Jelang melawan Jan Blachowicz, Israel Adesanya mengungkapkan mimpinya menciptakan sejarah sebagai juara UFC bersama Kamaru Usman dan Francis Ngannou. Israel Adesanya punya mimpi menciptakan sejarah di UFC bersama Kamaru Usman dan Francis Ngannou. (AFP/Logan Riely).
Jakarta, CNN Indonesia --

Jelang melawan Jan Blachowicz, juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya mengungkapkan mimpinya untuk menciptakan sejarah sebagai juara UFC bersama Kamaru Usman dan Francis Ngannou.

Adesanya bakal menantang Blachowicz dalam perebutan juara kelas berat ringan di UFC 259 di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (7/3).

Petarung berkebangsaan Selandia Baru itu saat ini memiliki rekor 20 kemenangan tanpa kalah. Terakhir dia menghajar Yoel Romero dalam perebutan juara kelas menengah pada UFC 248, 7 Maret 2020 lalu.


Kini jelang pertarungan di kelas berat ringan melawan Blachowicz, Adesanya punya mimpi untuk menciptakan sejarah bersama dua petarung kelahiran Afrika, yakni Usman dan Ngannou, dilansir BJPENN.

"Bayangkan ketika Francis mendapatkan sabuk juara itu, maka saya, Kamaru, dan Francis akan menjadi tiga juara kelahiran Afrika yang memegang sabuk UFC pada saat yang sama," kata Adesanya.

Usman sendiri merupakan juara bertahan kelar welter. Dia memegang rekor 18 kali menang dan sekali kalah.

Banner Testimoni

Di sisi lain, Ngannou merupakan petarung di kelas berat. Dia punya catatan 15 menang dan tiga kali kalah dan belum pernah menjadi juara UFC.

Sama seperti Adesanya, Usman dan Ngannou lahir di Afrika. Usman bahkan sama dengan Adesanya lahir di Nigeria, sementara Ngannou di Kamerun.

Karena sama-sama berasal dari Afrika, Adesanya menutup kemungkinan bertarung melawan Usman maupun Ngannou. Selain karena beda kelas, Adesanya menganggap mereka sebagai saudara.

"Saya tidak akan melawan Usman atau siapa pun yang saya anggap sebagai saudara. Bersama kita kuat," kata Adesanya

Usman juga baru-baru ini menyatakan keenggannya melawan Adesanya. Baginya punya dua juara dari Afrika jauh lebih baik.

"Saya tidak melihat diri saya sendiri pernah melawan Israel. Memiliki dua juara asal Nigeria lebih baik daripada hanya memiliki satu," ucapnya.

(osc/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK