Eks Presiden Barcelona Bartomeu Dibebaskan dari Tahanan

CNN Indonesia | Selasa, 02/03/2021 19:48 WIB
Mantan Presiden Barcelona Josep Bartomeu dibebaskan pada Selasa (2/3) waktu setempat usai menjalani penahanan karena dugaan korupsi Barcagate Josep Bartomeu dibebaskan sementara usai ditahan semalam terkait kasus Barcagate. (AFP/LLUIS GENE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Presiden Barcelona Josep Bartomeu dibebaskan pada Selasa (2/3) waktu setempat usai menjalani penahanan selama satu malam di kantor polisi Les Corts karena dugaan korupsi yang dikenal dengan Barcagate.

Dikutip dari Marca, Bartomeu dan mantan penasihatnya Jaume Masferrer dibebaskan sementara karena menolak memberikan keterangan di hadapan hakim.

Meski ringkasan kasusnya dicabut, namun kasus tersebut tetap terbuka dilakukan penyelidikan.


Saat ini, Bartomeu dan Masferrer masih menunggu tanggal guna memberikan saksi di depan hakim pada sidang berikutnya.

"Dua orang yang diselidiki hari ini di pengadilan, memanfaatkan hak mereka untuk tidak bersaksi, dan hakim setuju untuk pembebasan sementara," demikian pernyataan Pengadilan Tinggi Catalunya.

[Gambas:Video CNN]

Bartomeu, Masferrer, dan Oscar Grau serta Roman Gomez Punti ditangkap pihak kepolisian Catalunya Mossos, Senin (1/3) waktu setempat, terkait kasus dugaan penyelewengan dana kepada I3 Ventures.

I3 Ventures merupakan perusahaan yang disewa Blaugrana di era Bartomeu sebagai buzzer guna memantau aktivitas media sosial pemain dan orang-orang di lingkungan Barcelona.

Banner Testimoni

Dalam penggeladahan pada Senin, petugas yang berwenang menyita sejumlah dokumen. Penggeledahan tersebut dilakukan di Camp Nou dan rumah Bartomeu. Mereka yang ditangkap dituduh melakukan penyelewengan dan korupsi antarindividu.

Kasus Barcagate ini bermula dari pengaduan sekelompok mitra Barcelona yang bernama Dignitat Blaugrana. Hakim Ariadna Gil lalu melakukan penyelidikan pada Juli 2020.

Hakim kemudian memperpanjang penyelidikan tersebut sebanyak enam kali guna dilakukan investigasi oleh Mossos.

(sry/osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK