Persib Berminat Pulangkan Ferdinand 'The Dragon'

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 10:30 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, tak menampik kabar mengenai ketertarikan Tim Maung Bandung kepada Ferdinand Sinaga. Ferdinand Sinaga pernah menuai sukses bersama Persib Bandung. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, tak menampik kabar mengenai ketertarikan Tim Maung Bandung kepada Ferdinand Sinaga.

Juru taktik asal Belanda itu pernah membantah rumor Persib bakal mendatangkan Rizky Pellu, Namun ketika ditanya soal Ferdinand, Robert menyampaikan antusiasme.

Robert pun menilai penyerang yang pernah membawa Persib menjadi juara pada 2014 itu sudah lebih dewasa dan tidak lagi bermain dengan emosi meletup-letup.


"Ferdinand Sinaga selalu menjadi topik panas di Bandung. Ketika mendengar namanya 'Si Dragon' di Bandung selalu membuat antusias. Tentunya Ferdinand dengan saya mempunyai hubungan yang bagus selama berada di Makassar. Kami juga selalu berkomunikasi," ucap Robert.

"Saya pernah berdiskusi dengannya, dia suka Bandung, tahu Bandung dan keluarganya juga tinggal di Bandung. Saya selalu berharap bisa membawa Ferdinand ke dalam tim, tapi bukan saya yang mengambil keputusan. Sekali lagi, ini semua tentang keuangan, budget," sambungnya.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.Robert Rene Alberts masih menimbang-nimbang pemain baru Persib. (CNN Indonesia/Huyogo Simbolon)

Selain menanti aturan pemain di Piala Menpora 2021, masalah finansial juga menjadi perhatian Robert dalam mendatangkan pemain baru untuk menggantikan Omid Nazari, Beni Oktovianto, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Ghozali Siregar yang mundur dari tim padahal masih masuk dalam skema Robert.

"Persib adalah klub terbaik dalam pengaturan keuangan di Indonesia, jadi kami tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Saya merekomendasikan pemain dengan CV yang fantastis tapi harganya juga tentu fantastis sehingga manajemen berkata, 'maaf Robert itu di luar anggaran'," ungkap Robert.

Mantan pelatih Arema dan PSM itu menegaskan bakal mencari pemain, baik lokal maupun internasional, dengan kualitas terbaik hingga terpenuhi kuota 30 pemain.

Pelatih 66 tahun ini pun membeberkan kriteria pemain incarannya. Untuk pengganti slot Asia, pencarian pemain harus lebih spesifik. Syaratnya, pemain asing Asia itu harus punya kualitas untuk bisa bermain di Indonesia.

"Jadi butuh banyak waktu yang dihabiskan dan ketika ketika sosok itu sudah ditemukan, harus dilakukan pengecekan bagaimana latar belakang dia. Bertanya pada pelatih dan pemain yang pernah bersama pemain itu. Ketika sudah menemukan beberapa kandidat, baru kami mulai memilih pemain yang kami suka, dan apakah dia bisa cocok dengan filosofi di Persib," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]

Bandung Berharap Jadi Tuan Rumah Piala Menpora 2021

Wakil Wali Kota Yana Mulyana menyampaikan kesiapan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi venue perhelatan Piala Menpora 2021 ketika menyambut kedatangan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita di Balai Kota Bandung.

Yana mengatakan Pemkot Bandung berkomitmen kuat agar Stadion GBLA bisa terpilih menjadi venue turnamen pramusim tersebut. Mengingat di Piala Menpora 2021 ini tempat penyelenggaraan dipilih oleh PT. LIB, bukan berdasarkan pengajuan klub.

"Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi bersama Dirut PT LIB beserta rombongan untuk membicarakan opsi-opsi penyelenggaraan Piala Menpora. Mudah-mudahan Kota Bandung bisa jadi tuan rumah," kata Yana, Selasa (2/3).

Yana menerangkan kesiapan Stadion GBLA bukan hanya pada sarana dan prasarana teknis pertandingan saja. Namun, kesiapannya dalam hal fasilitas penunjang guna memenuhi standar protokol kesehatan.

Banner Testimoni

Sementara itu, Akhmad Hadian menyatakan berdasarkan rekomendasi dari pihak kepolisian Kota Bandung menjadi salah satu pilihan utama pelaksanaan turnamen Piala Menpora.

"Satu, akses. Kedua, bagaimana bermain malam karena stasion memerlukan lampu. Ketiga, bagaimana protokol kesehatan diterapkan paling mudah dan tidak membuat masalah ke depannya. Termasuk bagaimana bertemu Satgas Covid-19 kalau ada yang kena atau terpapar," katanya.

(nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK