All England 2021 Terancam karena Marak Kasus Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 17/03/2021 06:17 WIB
Gelaran All England 2021 dalam ancaman usai marak kasus Covid-19 satu hari sebelum turnamen dilangsungkan pada Rabu (17/3). Ilustrasi gelaran All England. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gelaran All England 2021 dalam ancaman usai marak kasus Covid-19 satu hari sebelum turnamen dilangsungkan pada Rabu (17/3).

Kasus Covid-19 pertama kali mencuat dari skuad Denmark. Asisten pelatih mereka, Thomas Stavngaard dinyatakan positif virus corona pada Selasa (16/3) pagi waktu Inggris.

Stavngaard termasuk dalam rombongan besar tim Denmark yang berangkat dari Copenhagen ke London. Ia berada dalam pesawat yang sama bersama puluhan atlet dan ofisial saat keberangkatan dan ikut dalam rombongan tim yang menempuh perjalanan darat selama dua jam dari London ke Birmingham, Minggu (14/3).


Setelah Stavngaard diketahui positif, seluruh atlet dan pelatih tim Denmark melakukan isolasi di hotel tempat mereka menginap. TV 2 Sport bahkan melaporkan ada kekhawatiran sebagian besar wakil Denmark tidak bisa berpartisipasi di All England 2021.

Kasus Covid-19 juga menerpa tim India. Sedikit ada tiga pebulutangkis India yang dinyatakan positif Covid-19 jelang berlangsungnya turnamen yang akan berakhir pada 21 Maret mendatang.

Selain tiga pebulutangkis mereka, ofisial tim India juga ada yang positif terinfeksi virus corona. Persoalan itu turut mengganggu persiapan wakil India karena dampaknya para atlet minim mendapatkan kesempatan berlatih.

"Ada tiga [pebulutangkis] dan satu anggota dari staf pendukung yang dinyatakan positif. Saya merasa sangat tidak masuk akal ini terjadi, karena kami telah diisolasi di Zurich sejak Swiss Terbuka dimulai dua minggu lalu," kata pelatih India asal Denmark, Mathias Boe seperti dikutip dari First Post.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Perwakilan Thailand juga diketahui ada yang positif Covid-19. Hal itu diketahui dari pernyataan resmi PBSI melalui akun Instagram terkait situasi terkini gelaran All England 2021.

Dalam pernyataannya, PBSI menginformasikan penundaan manager meeting yang sedianya dilakukan pada Selasa (16/3) menjadi Rabu (17/3) pagi waktu Birmingham, Inggris.

"Hasil manager meeting hari ini hanya menyampaikan informasi mengenai beberapa atlet atau pelatih [India, Thailand, Denmark] yang terindikasi Covid-19. Manager meeting ditunda besok, Rabu, 17 Maret, pukul 10.30 waktu Birmingham. Hal tersebut dikarenakan menunggu hasil Swab PCR dari beberapa atlet atau pelatih tersebut," tulis PBSI.

"Pertandingan besok direncanakan dimulai pukul 14.00 waktu Birmingham atau 21.00 WIB. Kepastiannya menunggu hasil manager meeting besok."

[Gambas:Video CNN]

(jal/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK