Respons Valentino soal #Gerakanmutemassal Piala Menpora

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 18:32 WIB
Valentino 'Jebret' Simanjuntak merespons tagar #gerakanmutemassal yang terkait dengan gayanya memandu pertandingan Piala Menpora 2021. Suara Valentino Simanjuntak cukup sering menemani pemirsa menyaksikan siaran langsung Piala Menpora 2021. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gerakan mute massal saat pertandingan Piala Menpora 2021 yang dipandu Valentino "Jebret" Simanjuntak masuk lima besar trending topic Twitter pada Senin (12/4) dan Selasa (13/4).

Gerakan mematikan suara televisi saat tayangan siaran langsung Piala Menpora 2021 mulai diperbincangkan pada Minggu (11/4) dan kemudian mengalami peningkatan pada Senin (12/4), ketika PSS Sleman berjumpa Bali United.

Bahkan, hingga Selasa (13/4) siang tanda pagar tersebut masih sempat bertengger di lima besar Twitter. Gerakan ini mendesak Valentino agar tak berlebihan dengan menggunakan kata-kata yang terlalu hiperbolis dalam membawakan pertandingan sepak bola.


Valentino pun menyadari gerakan yang viral di media sosial tersebut.

"Nanti malam saksikan aja Depdagri di Jebreeetmedia tv Youtube," kata Valentino kepada CNN Indonesia pada Selasa (13/4) siang ketika ditanya mengenai tanggapan soal tagar #gerakanmutemassal.

"Hahaha wong mau mute saya, kok saya yang minta [menantang]," tambahnya seraya membantah menantang netizen untuk meramaikan tagar #gerakanmutemassal.

Sebelumnya pria yang pernah terlibat di organisasi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) itu sempat mencuit, "#gerakanmutemassal RAMAIKAN!! Gapapa banget asal nontonnya di @indosiar dan @vidiodotcom ya, jangan streaming ilegal."

Akun Twitter klub Bali United sempat menuliskan pesan di Twitter yang ditujukan kepada Indosiar, selaku stasiun televisi yang menyiarkan Piala Menpora 2021, agar jalannya pertandingan tak dikomentari secara berlebihan. Namun kemudian cuitan tersebut dihapus.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Pembicaraan soal komentator Piala Menpora 2021 yang hiperbolis meningkat setelah pertandingan Persib vs Persebaya.

Bukan kali ini saja Valentino mendapat serangan netizen karena caranya membawakan pertandingan sepak bola. Sejak beberapa tahun lalu, ada saja pihak yang tidak suka dengan gayanya menjadi pembawa acara olahraga, namun baru kali ini cukup masif.

(abd/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK