Olimpiade Tokyo: Alasan Apriyani Kerap Cium Tangan Greysia

CNN Indonesia | Selasa, 03/08/2021 20:20 WIB
Apriyani Rahayu mengaku alasan kerap mencium tangan pasangannya di ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii sebagai sebuah kebiasaan. Apriyani Rahayu bersama Greysia Polii meraih medali emas badminton Olimpiade Tokyo 2020. (REUTERS/HAMAD I MOHAMMED)
Jakarta, CNN Indonesia --

Apriyani Rahayu mengaku alasan kerap mencium tangan pasangannya di ganda putri Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii sebagai sebuah kebiasaan.

Greysia/Apriyani membuat kejutan setelah di luar dugaan meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Greysia/Apriyani mengalahkan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi fan dengan skor 21-19, 21-15.

Kemenangan itu jadi puncak dari permainan apik Greysia/Apriyani. Selain itu, pasangan ganda putri nomor enam dunia itu pun menarik perhatian karena aksi yang ditampilkan saat bertanding.


Selain komunikasi yang terjalin dengan baik, Apriyani juga tak jarang tertangkap kamera mencium tangan Greysia. Aksi mencium tangan itu dilakukan Apriyani dalam beberapa kesempatan.

Saat berbincang dengan CNNIndonesia, Apriyani mengungkapkan aksinya itu merupakan bentuk rasa hormat untuk orang yang lebih tua. Apriyani yang baru berusia 23 terpaut 10 tahun dengan Greysia yang kini berusia 33.

"Itu refleks saja. Karena kebiasaan saya sih sering cium tangan ke yang lebih tua," ucap Apriyani.

Terkait bonus setelah meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani belum memikirkan rencana apapun. Ia hanya memastikan bonus yang didapatnya akan dipergunakan dengan baik untuk masa depannya.

Greysia/Apriyani sudah pasti akan mendapatkan bonus masing-masing Rp5 miliar dari pemerintah. Bos Juragan99 Gilang Widya Pramana mengiming-imingi Rp500 juta bagi peraih emas dan pengusaha kuliner Bakso Aci Akang yang juga YouTuber Arief Muhammad berjanji memberikan masing-masing Greysia/Apriyani paket usaha kuliner tersebut.

"Belum tau sih buat apa tapi buat masa depan, tua nanti. Harus mikirin masa depan karena kita nggak tahu masa tua nanti," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(jal/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK