Tangan Dingin Eng Hian Bawa Greysia/Apriyani Juara Olimpiade

CNN Indonesia | Selasa, 03/08/2021 18:09 WIB
Eng Hian sukses mengantarkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas badminton Olimpiade Tokyo 2020. Eng Hian saat memberikan instruksi pada Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020. (REUTERS/Hamad I Mohammed)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kesuksesan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas badminton di Olimpiade Tokyo 2020 tak lepas berkat tangan dingin Eng Hian.

Pria kelahiran Solo 44 tahun silam ini telah menjabat sebagai pelatih ganda putri Indonesia sejak 2014.

Berbagai prestasi membanggakan telah dipersembahkan untuk Indonesia kala menjadi pelatih ganda putri.


Tujuh tahun berjuang mengatasi permasalahan di nomor ganda putri Indonesia, buah manis dari perjuangan Eng Hian akhirnya dipetik saat membawa Greysia/Apriyani merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Eng Hian sukses menjadi pelatih pertama yang membawa ganda putri Indonesia merebut medali emas Olimpiade.

Tokyo 2020 Olympics - Badminton - Women's Doubles - Gold medal match - MFS - Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Japan – August 2, 2021.  Apriyani Rahayu of Indonesia and Greysia Polii of Indonesia react on the court as their coach checks on them after winning their match against Chen Qingchen of China and Jia Yifan of China. REUTERS/Leonhard FoegerEng Hian mengusap kepala Greysia Polii usai meraih medali emas ganda putri badminton Olimpiade Tokyo 2020. (REUTERS/Leonhard Foeger)

Selain medali emas Olimpiade Tokyo, Eng Hian juga sukses membawa Greysia/Apriyani menjadi juara French Open 2017, India Open 2018, dan Thailand Open 2021. Medali emas SEA Games 2019 juga menambah koleksi keberhasilan Eng Hian sebagai pelatih ganda putri. 

Lewat pasangan lain, Eng Hian juga sukses membawa tim ganda putri Indonesia meraih Medali emas Asian Games 2014 saat masih mengandalkan pasangan Greysia Polii/Nitya Krsihinda Maheswari.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Dalam gaya melatih, Eng Hian dikenal sebagai pelatih yang tenang. Ketenangannya itu juga membuat para pemainnya ikut tenang dalam permainan.

Pelatih berusia 44 tahun itu juga dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan kualitas dibandingkan nama besar seorang atlet. Karena itu, dalam menunjuk pemain Eng Hian tidak pernah melihat nama besar seorang pemain.

Lantaran hal tersebut, Eng Hian pernah dianggap tidak punya pendirian setelah kerap melakukan bongkar pasang komposisi di ganda putri. Tetapi, Eng Hian melakukan itu karena dia tidak puas dengan performa dan kualitas yang ditunjukkan oleh pasangan sebelumnya.

Pelatih kelahiran Surakarta ini juga dikenal memiliki kemampuan yang baik dalam mempersiapkan fisik serta mental anak asuhnya. Terlebih, Eng Hian juga pandai dalam strategi permainan dan pandai membaca permainan lawan.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Eng Hian, Mantan Atlet Ganda Putra Peringkat Satu Dunia

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK