Greysia/Apriyani Bisa Dapat Bonus pada 17 Agustus

CNN Indonesia | Rabu, 04/08/2021 00:04 WIB
Klub Persatuan Bulutangkis (PB) Jaya Raya membocorkan bonus untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu bisa saja cair pada 17 Agustus. Greysia/Apriyani tampil sebagai non-unggulan di Olimpiade 2020. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Klub Persatuan Bulutangkis (PB) Jaya Raya membocorkan bonus untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang meraih emas Olimpiade Tokyo 2020, bisa saja cair pada 17 Agustus.

Ketua Yayasan Pembangunan Jaya Raya Agus Setiadi Lukita menyebut bonus untuk atlet yang meraih medali sudah rutin diberikan sejak 1992. Tradisi ini dipastikan berlaku bagi Greysia/Apriyani yang merupakan jebolan Jaya Raya.

"Kami sudah komitmen sejak tahun 1992, bahwa untuk ajang non price seperti Olimpiade dan kejuaraan dunia, Yayasan Jaya Raya akan memberikan kenang-kenangan atau bonus yang berguna untuk atlet, karena kariernya ini tidak panjang," kata Agus.


"Untuk bonus jangan khawatir. Nanti ada waktunya. Tunggu tanggal mainnya. Apakah nanti pada tanggal 17 Agustus [diberikannya], kita belum tahu. Yang pasti ini suatu momen yang patut kita rayakan," ucap Agus pada Selasa (3/8).

Bonus ini, kata Agus, bukan sekadar cara untuk mengangkat harkat pemain, tetapi juga untuk memotivasi generasi muda. Menurutnya, prestasi Greysia/ Apriyani harus menjadi inspirasi atlet muda Indonesia yang juga ingin meraih pretasi.

"Kita harus kobarkan untuk anak-anak muda agar rajin berlatih. Sekarang itu pelatih susah untuk mencari anak agar berlatih. Ini momen yang tepat agar anak-anak mau berlatih keras bulu tangkis," katanya saat bincang-bincang daring dengan jurnalis.

Tokyo 2020 Olympics - Badminton - Women's Doubles - Gold medal match - MFS - Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Japan – August 2, 2021.  Apriyani Rahayu of Indonesia in action near Greysia Polii of Indonesia during the match against Chen Qingchen of China and Jia Yifan of China. REUTERS/Leonhard FoegerGreysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas di sektor ganda putri. (REUTERS/LEONHARD FOEGER)

Greysia mulai berlatih dengan Jaya Raya pada 1995, sedangkan Apriyani bergabung dengan klub yang bermarkas di Bintaro itu pada 2011. Sebelum bergabung dengan Jaya Raya Apriyani terlebih dahulu bergabung dengan PB Pelita Jaya.

[Gambas:Video CNN]

Agus menjelaskan, dana sekitar Rp10 miliar dihabiskan dalam setiap tahunnya. Dana itu dihabiskan untuk membiayai latihan dan hidup pemain. Namun, Agus tak mengaku tak pernah mengkalkulasi besaran dana yang dihabiskan untuk individu per tahunnya.

"Ini agak susah, karena kita merekrut kalau situasi normal itu 80 orang di Pusdiklat. Kita juga punya klub-klub satelit. Kalau sampai pelatnas ngitungnya agak repot. Dari 80 biasanya yang direkrut paling 5 orang," ucap Agus membeberkan.

"Kesimpulannya, biayanya bukan per orang tetapi sekelompok orang. Saya juga susah, belum pernah menghitung [biaya yang dihabiskan dari direkrut hingga masuk Pelatnas]. Kalau per tahun ya, beberapa puluh miliar," kata Agus.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Mengenai sumber dana membina atlet dan bonus kepada atlet berprestasi, bersumber dari kas klub. Kas ini berasal dari perusahaan yang hak kelolanya diberikan kepada yayasan, juga dari perusahaan penderma.

"Saya mengelola yayasan dari grup Pembangunan Jaya Raya, yang tugasnya membangun bulu tangkis. Ini sudah 20 tahun kita bangun. Ini dananya dari yayasan. Dananya dari aset yang diserahkan untuk dikelola. Kita juga dibantu beberapa lewat sponsor," ujar Agus.

(abd/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK