3 Masalah Jelang PSG vs Man City di Liga Champions
CNN Indonesia
Senin, 27 Sep 2021 17:59 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
(AFP/ALAIN JOCARD)
Jakarta, CNN Indonesia --
Paris Saint-Germain (PSG) mengalami masalah jelang pertandingan fase grup Liga Championsmelawan Manchester City di Stadion Parc des Princess, Rabu (29/9) dini hari waktu Indonesia.
Setelah mendatangkan pemain-pemain top pada masa transfer, seperti Lionel Messi, Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, dan Achraf Hakimi, PSG masih belum menunjukkan kemampuan bersaing di Liga Champions.
Hasil imbang tanpa gol melawan Club Brugge pada matchday pertama membuat PSG masih diragukan. Kini PSG akan menghadapi Man City yang merupakan rival kuat di Grup A.
Berbeda dengan PSG yang gagal mencetak gol pada laga pertama Liga Champions musim ini, Man City menang 6-3 atas RB Leipzig pada pekan pertama.
PSG butuh kemenangan guna menjaga kans lolos ke fase gugur. Di saat dituntut meraih tiga poin, PSG justru diguncang masalah internal yang disinyalir bakal memperlemah kekuatan tim.
Setelah kehilangan dua poin saat bertemu Brugge, PSG diyakini bakal berupaya meraih tiga poin pertama. Jika kembali gagal meraih poin penuh, anak asuh Mauricio Pochettino bisa saja dalam bahaya karena Grup A juga dihuni RB Leipzig yang memiliki performa cukup baik dalam beberapa musim terakhir.
Berikut tiga masalah PSG jelang pertandingan melawan Man City:
1. Hubungan Messi Pochettino
Lionel Messi dan Pochettino semula menunjukkan sikap saling menghargai dan kerja sama kedua sosok tersebut diperkirakan akan baik-baik saja mengingat latar belakang satu negara yang sama.
Namun kenyataan tak seperti bayangan. Keretakan jelas terlihat dalam hubungan Messi dan Pochettino. Keputusan Pochettino menarik Messi di laga PSG melawan Olympique Lyon jadi pangkal masalah. Messi yang merasa tak senang kemudian mempertontonkan keengganan menjabat tangan pelatih yang juga merupakan senior di timnas Argentina.
Pochettino pun menjelaskan alasan menarik Messi dan menggantinya dengan Achraf Hakimi tak lepas dari pantauan tim pelatih yang melihat La Pulga kesakitan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
2. Messi Cedera
Sakit yang dirasakan Messi dalam laga melawan Lyon ternyata benar-benar menunjukkan indikasi cedera yang tidak sembarangan. Messi harus absen dalam dua laga liga Prancis melawan Metz dan Montpellier.
Memar pada lutut adalah jenis cedera yang belum pernah dialami Messi sebelumnya.
Keberadaan Messi dalam laga melawan Man City cukup penting. Sebagai pemain yang memiliki kemampuan individu, Messi bisa menjadi tulang punggung dalam membongkar pertahanan lawan.
Jika Messi tidak berada dalam kondisi fit, Pochettino pun kemungkinan tidak akan memaksakan pemilik enam gelar Ballon d'Or itu bermain demi menimimalisasi risiko.
Tanpa Messi saat melawan PSG, daya dobrak Les Parisiens dinilai akan sedikit berkurang kendati memiliki pemain-pemain seperti Neymar, Kylian Mbappe, Mauro Icardi, atau Julian Draxler.
3. Neymar dan Mbappe Berantem
Di saat Messi cedera, isu tak sedap justru muncul di tengah-tengah Neymar dan Mbappe. Kedua pemain yang sudah merasakan saling berbagi umpan sejak 2017 justru dikabarkan terlibat perselisihan.
Perselisihan itu terjadi saat PSG melawan Montpellier di Liga Prancis, Minggu (26/9). Mbappe dikabarkan marah kepada Neymar karena bintang Brasil itu tidak memberikannya umpan saat dalam posisi yang bagus untuk mencetak gol. Neymar justru memiliki menggocek kiper Montpellier, namun gagal. Sementara di sisi kanan Neymar terdapat Angel Di Maria dan Mbappe yang berdiri bebas.
Mbappe dan Neymar dikenal memiliki hubungan yang sangat baik. Neymar dan Mbappe sama-sama tiba di Parc des Princes pada 2017 dan dengan cepat keduanya menjadi teman dekat.
Neymar pun sempat merayu dan mengajak Mbappe untuk tetap berada di PSG saat pemain Prancis itu mulai berpikir bergabung dengan Real Madrid.
Jakarta, CNN Indonesia --
Paris Saint-Germain (PSG) mengalami masalah jelang pertandingan fase grup Liga Championsmelawan Manchester City di Stadion Parc des Princess, Rabu (29/9) dini hari waktu Indonesia.
Setelah mendatangkan pemain-pemain top pada masa transfer, seperti Lionel Messi, Sergio Ramos, Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, dan Achraf Hakimi, PSG masih belum menunjukkan kemampuan bersaing di Liga Champions.
Hasil imbang tanpa gol melawan Club Brugge pada matchday pertama membuat PSG masih diragukan. Kini PSG akan menghadapi Man City yang merupakan rival kuat di Grup A.
Berbeda dengan PSG yang gagal mencetak gol pada laga pertama Liga Champions musim ini, Man City menang 6-3 atas RB Leipzig pada pekan pertama.
PSG butuh kemenangan guna menjaga kans lolos ke fase gugur. Di saat dituntut meraih tiga poin, PSG justru diguncang masalah internal yang disinyalir bakal memperlemah kekuatan tim.
Setelah kehilangan dua poin saat bertemu Brugge, PSG diyakini bakal berupaya meraih tiga poin pertama. Jika kembali gagal meraih poin penuh, anak asuh Mauricio Pochettino bisa saja dalam bahaya karena Grup A juga dihuni RB Leipzig yang memiliki performa cukup baik dalam beberapa musim terakhir.
Berikut tiga masalah PSG jelang pertandingan melawan Man City:
1. Hubungan Messi Pochettino
Lionel Messi dan Pochettino semula menunjukkan sikap saling menghargai dan kerja sama kedua sosok tersebut diperkirakan akan baik-baik saja mengingat latar belakang satu negara yang sama.
Namun kenyataan tak seperti bayangan. Keretakan jelas terlihat dalam hubungan Messi dan Pochettino. Keputusan Pochettino menarik Messi di laga PSG melawan Olympique Lyon jadi pangkal masalah. Messi yang merasa tak senang kemudian mempertontonkan keengganan menjabat tangan pelatih yang juga merupakan senior di timnas Argentina.
Pochettino pun menjelaskan alasan menarik Messi dan menggantinya dengan Achraf Hakimi tak lepas dari pantauan tim pelatih yang melihat La Pulga kesakitan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Messi Cedera, Neymar dan Mbappe Retak
(AFP/KENZO TRIBOUILLARD)
2. Messi Cedera
Sakit yang dirasakan Messi dalam laga melawan Lyon ternyata benar-benar menunjukkan indikasi cedera yang tidak sembarangan. Messi harus absen dalam dua laga liga Prancis melawan Metz dan Montpellier.
Memar pada lutut adalah jenis cedera yang belum pernah dialami Messi sebelumnya.
Keberadaan Messi dalam laga melawan Man City cukup penting. Sebagai pemain yang memiliki kemampuan individu, Messi bisa menjadi tulang punggung dalam membongkar pertahanan lawan.
Jika Messi tidak berada dalam kondisi fit, Pochettino pun kemungkinan tidak akan memaksakan pemilik enam gelar Ballon d'Or itu bermain demi menimimalisasi risiko.
Tanpa Messi saat melawan PSG, daya dobrak Les Parisiens dinilai akan sedikit berkurang kendati memiliki pemain-pemain seperti Neymar, Kylian Mbappe, Mauro Icardi, atau Julian Draxler.
3. Neymar dan Mbappe Berantem
Di saat Messi cedera, isu tak sedap justru muncul di tengah-tengah Neymar dan Mbappe. Kedua pemain yang sudah merasakan saling berbagi umpan sejak 2017 justru dikabarkan terlibat perselisihan.
Perselisihan itu terjadi saat PSG melawan Montpellier di Liga Prancis, Minggu (26/9). Mbappe dikabarkan marah kepada Neymar karena bintang Brasil itu tidak memberikannya umpan saat dalam posisi yang bagus untuk mencetak gol. Neymar justru memiliki menggocek kiper Montpellier, namun gagal. Sementara di sisi kanan Neymar terdapat Angel Di Maria dan Mbappe yang berdiri bebas.
Mbappe dan Neymar dikenal memiliki hubungan yang sangat baik. Neymar dan Mbappe sama-sama tiba di Parc des Princes pada 2017 dan dengan cepat keduanya menjadi teman dekat.
Neymar pun sempat merayu dan mengajak Mbappe untuk tetap berada di PSG saat pemain Prancis itu mulai berpikir bergabung dengan Real Madrid.