Rapor Pemain Indonesia di Thomas Cup

CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 08:00 WIB
Keberhasilan Indonesia membawa pulang Thomas Cup setelah penantian panjang tak lepas dari penampilan gemilang para pemain sejak fase grup hingga final. Indonesia merayakan kemenangan setelah Jonatan Christie memastikan poin 3-0. (AP/Claus Fisker)

5. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (3 menang/0 kalah)

Marcus/Kevin menampilkan perbaikan performa di Thomas Cup. Setelah gagal meraih medali di Olimpiade 2020 dan kalah di Sudirman Cup, Marcus/Kevin menyapu bersih laga dengan kemenangan ketika dipercaya turun.

Tiga kemenangan rubber game diperoleh Minions, termasuk ketika membalaskan dendam kepada pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di laga perempat final melawan Malaysia. Aaron/Soh sebelumnya secara beruntun menumbangkan Marcus/Kevin di Olimpiade dan Sudirman Cup.


6. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (1 menang)

Pasangan kawakan ini hanya sekali tampil di Thomas Cup 2020. Ahsan/Hendra turut menyumbangkan poin ketika Indonesia menang 5-0 atas Aljazair.

Dalam partai keempat, Ahsan/Hendra menang 21-9 dan 21-15 atas Koceila Mammeri/Youcef Sabri Medel.

7. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (3 menang/1 kalah)

Pasangan yang memiliki julukan 'Fajri' ini adalah ganda ketiga Indonesia, tetapi Fajar/Rian menyumbang poin-poin penting dalam perjalanan Indonesia menuju tangga juara.

Fajar/Rian memenangkan laga keempat melawan Thailand yang membuat skor menjadi imbang sebelum Vito memastikan kemenangan 3-2. Fajar/Rian pula yang memastikan kemenangan Indonesia di laga semifinal. Dalam laga final, pasangan peringkat tujuh dunia ini juga menyumbangkan poin.

Satu-satunya kekalahan Fajar/Rian diderita saat bertemu Lee Yang/Wang Chi Lin di fase grup.

8. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (1 menang/0 kalah)

The Babbies mendapat kesempatan tampil pada Thomas Cup dalam laga melawan Aljazair. Debut Leo/Daniel berakhir kemenangan 21-3 dan 21-11 atas Mohamed Abderahime Belarbi/Adel Hamek.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

9. Mohammad Ahsan/Daniel Marthin (0 menang/1 kalah)

Pasangan Ahsan/Daniel adalah salah satu kejutan yang ditampilkan pelatih ganda putra. Duet senior junior ini ditampilkan ketika Indonesia menghadapi Taiwan.

Ahsan/Daniel kalah dari Lu Ching Yao/Yang Po Han, namun performa duet rombakan ini cukup apik dan solid. Bahkan Ahsan/Daniel punya beberapa kesempatan menang melawan Lu/Yang yang menduduki peringkat 22 dunia.

Daniel sebenarnya dipasangkan lagi dengan Kevin pada partai final sebagai ganda kedua, namun duet Kevin/Daniel tidak bermain karena Indonesia sudah memastikan kemenangan setelah laga ketiga usai.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jal)
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER