ANALISIS

Siapa Mampu Ganggu Man City dan Liverpool?

Juprianto Alexander | CNN Indonesia
Jumat, 05 Agu 2022 07:52 WIB
Siapa Mampu Ganggu Man City dan Liverpool?
Manchester United tampil mengecewakan di Liga Inggris musim lalu. (REUTERS/RUSSELL CHEYNE)

Di sisi lain, kualitas Chelsea tidak perlu diragukan untuk bisa finis di papan atas. Tim London Barat tetap tim yang berbahaya bersama Thomas Tuchel meski harus kehilangan Antonio Rudiger di jantung pertahanan.

Tuchel sudah membuktikan kelasnya sebagai pelatih top dengan membawa Chelsea juara Liga Champions. Pembuktian juru racik formasi asal Jerman itu kini tinggal membawa The Blues kembali mengangkat trofi Liga Inggris yang terakhir kali diraih musim 2016/2017.

Chelsea sebenarnya didukung skuad yang bagus. Hanya saja lini depan yang biasanya ditempati Timo Werner dan Kai Havertz masih harus memberi bukti bisa terus tajam soal urusan mencetak gol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas bagaimana dengan Arsenal dan Manchester United?

Kedua tim ini patut diperhitungkan untuk bisa bersaing memperebutkan tiket Liga Champions tetapi tidak untuk menjadi juara Liga Inggris.

Jika melihat kesiapan tim, Arsenal boleh dikatakan sedikit berada di atas MU. The Gunners akan mengarungi Liga Inggris bersama pelatih Mikel Arteta yang akan menjalani musim penuh keduanya.

Banner Testimoni

Arsenal perlahan mulai memperlihatkan identitas mereka. Arsenal bertumpu pada kekuatan para pemain muda yang berpotensi memberikan kejutan ditambah kedatangan Gabriel Jesus dari Manchester City.

Rapor apik tim London Utara selama pramusim bisa menjadi acuan untuk membuat mereka diperhitungkan. Namun sulit melihat Arsenal bersaing di jalur juara dan konsisten meraih hasil positif untuk saat ini.

Arsenal masih dalam tahap membangun fondasi yang kukuh. Setelah hal itu rampung baru Arsenal bisa layak dikedepankan dalam tim calon juara Liga Inggris.

Sedangkan MU kedatangan pelatih baru, Erik ten Hag. Kehadiran pelatih asal Belanda itu disambut dengan penuh optimisme meski kualitasnya akan dilihat dan diuji di musim ini.

Man Utd masih butuh waktu adaptasi bersama Ten Hag. Proses itu tidak bisa berlangsung instan, apalagi ada pemain-pemain baru juga yang datang seperti Lisandro Martinez dan Christian Eriksen.

Target paling masuk akal buat Man Utd adalah memburu tiket Liga Champions yang sejatinya merupakan habitat mereka. Oleh karena itu jika bicara persaingan meraih gelar maka Man City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham jadi empat tim yang patut dikedepankan.

(har)
Jakarta, CNN Indonesia --

Persaingan memperebutkan trofi Liga Inggris akan mulai berlangsung pada Sabtu (6/8) dini hari WIB. Lantas siapa bisa saingi Manchester City dan Liverpool?

Man City dan Liverpool merupakan dua tim yang paling sering bersaing di jalur juara selama empat musim terakhir. Di periode tersebut, Man City tiga kali jadi juara plus satu runner up dan Liverpool sekali mengangkat trofi serta dua kali finis di posisi kedua.

Di luar itu hanya Manchester United yang bisa menembus posisi dua besar. Itu terjadi pada musim 2020/2021 saat The Red Devils masih diarsiteki Ole Gunnar Solskjaer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hegemoni Man City dan Liverpool itu bukan tanpa sebab. Man City dan Liverpool didukung materi pemain dan pelatih top untuk membawa mereka jadi yang terbaik, bukan hanya di kompetisi domestik tetapi juga Eropa.

Man City bukan hanya sukses karena gelontoran uang dari Sheikh Mansour semata. The Citizens bisa begitu dominan tentu berkat racikan taktik brilian Pep Guardiola.

Liverpool juga serupa. Faktor kehadiran Jurgen Klopp adalah kunci utama di balik kebangkitan tim kota pelabuhan, tim besar yang sudah begitu lama tertidur.

Man City dan Liverpool juga tidak berhenti berbenah walau sudah punya skuad mumpuni menatap musim baru. Kedatangan Erling Haaland di kubu Man City dan keputusan The Reds mendatangkan Darwin Nunez bisa menjadi tolok ukur.

Hal ini pula yang membuat Man City dan Liverpool tetap berada di posisi paling depan dalam daftar tim kandidat juara. Kendati demikian, dalam kompetisi yang semakin ketat seperti di Liga Inggris, kejutan bukan tidak mungkin terjadi.

Banner live streaming MotoGP 2022

Jika ukurannya komposisi pemain dan pelatih bertangan dingin, Tottenham Hotspur dan Chelsea pantas untuk dikedepankan untuk bisa menghentikan keperkasaan Man City dan Liverpool.

Tottenham begitu agresif di bursa transfer awal musim ini. Presiden klub Daniel Levy yang terkenal pelit kali ini dibuat luluh oleh Antonio Conte.

Conte kini dipersenjatai skuad yang lebih lengkap untuk masuk medan pertempuran Liga Inggris 2022/2023. Enam pemain baru direkrut termasuk Ivan Perisic, Clement Lenglet, dan Richarlison.

Kedalaman tim Tottenham sudah pasti jauh lebih baik musim ini. Dengan racikan Conte, The Lilywhites yang punya pemain sekelas Harry Kane dan Son Heung-min di lini depan patut masuk dalam daftar tim kandidat juara.

Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>

MU Belum Layak Masuk Bursa Juara

Manchester United tampil mengecewakan di Liga Inggris musim lalu. (REUTERS/RUSSELL CHEYNE)

Di sisi lain, kualitas Chelsea tidak perlu diragukan untuk bisa finis di papan atas. Tim London Barat tetap tim yang berbahaya bersama Thomas Tuchel meski harus kehilangan Antonio Rudiger di jantung pertahanan.

Tuchel sudah membuktikan kelasnya sebagai pelatih top dengan membawa Chelsea juara Liga Champions. Pembuktian juru racik formasi asal Jerman itu kini tinggal membawa The Blues kembali mengangkat trofi Liga Inggris yang terakhir kali diraih musim 2016/2017.

Chelsea sebenarnya didukung skuad yang bagus. Hanya saja lini depan yang biasanya ditempati Timo Werner dan Kai Havertz masih harus memberi bukti bisa terus tajam soal urusan mencetak gol.

Lantas bagaimana dengan Arsenal dan Manchester United?

Kedua tim ini patut diperhitungkan untuk bisa bersaing memperebutkan tiket Liga Champions tetapi tidak untuk menjadi juara Liga Inggris.

Jika melihat kesiapan tim, Arsenal boleh dikatakan sedikit berada di atas MU. The Gunners akan mengarungi Liga Inggris bersama pelatih Mikel Arteta yang akan menjalani musim penuh keduanya.

Banner Testimoni

Arsenal perlahan mulai memperlihatkan identitas mereka. Arsenal bertumpu pada kekuatan para pemain muda yang berpotensi memberikan kejutan ditambah kedatangan Gabriel Jesus dari Manchester City.

Rapor apik tim London Utara selama pramusim bisa menjadi acuan untuk membuat mereka diperhitungkan. Namun sulit melihat Arsenal bersaing di jalur juara dan konsisten meraih hasil positif untuk saat ini.

Arsenal masih dalam tahap membangun fondasi yang kukuh. Setelah hal itu rampung baru Arsenal bisa layak dikedepankan dalam tim calon juara Liga Inggris.

Sedangkan MU kedatangan pelatih baru, Erik ten Hag. Kehadiran pelatih asal Belanda itu disambut dengan penuh optimisme meski kualitasnya akan dilihat dan diuji di musim ini.

Man Utd masih butuh waktu adaptasi bersama Ten Hag. Proses itu tidak bisa berlangsung instan, apalagi ada pemain-pemain baru juga yang datang seperti Lisandro Martinez dan Christian Eriksen.

Target paling masuk akal buat Man Utd adalah memburu tiket Liga Champions yang sejatinya merupakan habitat mereka. Oleh karena itu jika bicara persaingan meraih gelar maka Man City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham jadi empat tim yang patut dikedepankan.

[Gambas:Video CNN]


HALAMAN:
1 2