PM Malaysia Tetap Puas Meski Antiklimaks di Kings Cup 2022

CNN Indonesia
Senin, 26 Sep 2022 13:50 WIB
Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengungkapkan rasa bangga meski timnas Malaysia dikalahkan Tajikistan di final Kings Cup 2022. Timnas Malaysia kalah dari Tajikistan di final Kings Cup 2022. (AFP/ROSLAN RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengungkapkan rasa bangga meski timnas Malaysia dikalahkan Tajikistan di final Kings Cup 2022, Minggu (25/9).

Malaysia kalah adu penalti 0-3 dari Tajikistan pada final Kings Cup 2022 di Stadion Chiang Mai, Thailand. Setelah bermain imbang tanpa gol dalam 90 menit, tiga penendang penalti Malaysia: Dion Cools, Muhamad Nazmi, dan Safawi Rasid gagal melakukan tugasnya.

Tajikistan akhirnya menang 3-0 dalam adu penalti setelah hanya satu penendang mereka yang gagal, yakni Akhtam Nazarov.

Meski gagal menjadi juara Kings Cup untuk kali kelima, timnas Malaysia tetap mendapat apresiasi dari PM Malaysia Ismail Sabri.

"Masyarakat Malaysia tetap bangga dengan semangat juang seluruh pemain Harimau Malaya pada malam ini. Saya yakin para pemain sudah memberikan yang terbaik," ujar Ismail Sabri dikutip dari Harian Metro.

"Jadikan hasil pertandingan ini sebagai motivasi agar berusaha lebih gigih di pertandingan selanjutnya," sambung Ismail Sabri.

Penampilan di Kings Cup 2022 menjadi persiapan terakhir Malaysia jelang tampil di Piala AFF 2022. Malaysia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Singapura, Myanmar, dan Laos.

Pelatih timnas Malaysia Kim Pan Gon menyebut hasil di Kings Cup 2022 menjadi modal yang bagus jelang tampil di Piala AFF 2022.

"Kami sudah memprediksi pertandingan akan sulit melawan Tajikistan, peringkat 109 dunia, mereka bermain dengan fisik dan tim yang kuat tetapi saya sangat bangga kepada sikap dan gairah tim Harimau Malaya," ucap Pan Gon.

"Tidak ada penyesalan, kami telah melakukan yang terbaik dan melihat ke depan untuk menilai tim ini sebelum kami bersiap untuk Piala AFF 2022," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

[Gambas:Video CNN]

(har/har)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER