PSSI: FIFA Tak Pernah Bicara Sanksi Usai Tragedi Kanjuruhan

CNN Indonesia
Kamis, 06 Okt 2022 17:28 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengatakan FIFA tidak pernah berbicara mengenai sanksi terkait Tragedi Kanjuruhan. Gianni Infantino siap membantu Indonesia usai Tragedi Kanjuruhan. (AFP/FRANCK FIFE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengatakan FIFA tidak pernah berbicara mengenai sanksi dalam setiap komunikasi dengan pihak Indonesia, termasuk dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait Tragedi Kanjuruhan.

Iwan mengatakan PSSI langsung melakukan komunikasi dengan FIFA satu hari setelah insiden Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10).

Dalam komunikasi tersebut Iwan mengatakan pihak FIFA meminta nomor kontak Presiden Jokowi untuk mengungkapkan belasungkawa secara langsung.

"Sehari setelah kejadian kami di kesekjenan berkomunikasi aktif dengan FIFA," ucap Iwan usai Rapat Evaluasi dan Perbaikan Prosedur Pengamanan PenyelenggaraanSepakbola Indonesia di Kemenpora, Jakarta, Kamis (6/10).

"Presiden FIFA [Gianni Infantino] bisa berkomunikasi dengan Presiden Jokowi itu setelah presiden FIFA minta direct call ke Presiden Jokowi untuk bilang belasungkawa, memberi dukungannya, beliau bilang melalui kesekjenan kita," ujar Iwan.

Lebih lanjut Iwan Budianto mengatakan pihak FIFA tidak pernah berbicara mengenai kemungkinan sanksi untuk Indonesia. FIFA, dikatakan Iwan, justru siap memberikan bantuan untuk Indonesia.

"FIFA mengatakan beberapa tragedi di dunia, seperti Heysel, itu juga menyebabkan sepak bola di negara itu menjadi sangat maju. Beliau [Infantino] mendukung Indonesia memulihkan ini dan beliau tidak bicara soal sanksi. Dia akan mendukung secara tim dan finansial apabila dibutuhkan untuk memperbaiki infrastruktur Indonesia," ucap Iwan.

PSSI sebelumnya juga mengatakan perwakilan FIFA dan AFC dijadwalkan datang ke Indonesia untuk memantau insiden Kanjuruhan.

[Gambas:Video CNN]

(har/har)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER