Polri Perketat Izin Liga 1 dengan Sistem Bubble

CNN Indonesia
Selasa, 29 Nov 2022 20:30 WIB
Mabes Polri mengaku telah memperketat proses perizinan penyelenggaraan kompetisi Liga 1 Indonesia dengan sistem bubble. Polri sedang mengkaji perizinan kompetisi Liga 1. (ARI BOWO SUCIPTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mabes Polri mengaku telah memperketat proses perizinan penyelenggaraan kompetisi Liga 1 Indonesia dengan sistem bubble.

Hal tersebut disampaikan Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Agung Setya Imam Effendi usai menggelar Rapat Koordinasi bersama PT LIB, PSSI, Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11).

"Polri sedang memproses izin pelaksanaan Liga 1 yang akan dilakukan dengan sistem bubble," ujar Agung kepada wartawan.

Agung mengatakan dalam rakor tersebut juga telah dilakukan konsolidasi terkait persiapan pengamanan kompetisi sepak bola.

Selain itu Agung menuturkan tim teknis dari Polri juga bakal melakukan penilaian risiko dengan meninjau stadion-stadion yang akan digunakan.

"Peninjauan dalam verifikasi dan penilaian risiko bersama tim teknis dari Kementerian PUPR dan Kemenkes. Masing-masing tim teknis telah menyiapkan prosedur dan mekanisme pelaksanaan verifikasi dan penilaian risiko keamanan dan keselamatan," ucap Agung.

Sementara itu Karobinops Sops Polri Brigjen Roma Hutajulu mengaku seluruh pihak telah menyamakan visi dengan Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan kompetisi olahraga, termasuk sepak bola.

Polri, kata dia, juga telah menyiapkan langkah teknis penilaian resiko dan syarat proses perizinan yang ketat. Menurut Roma setiap aspek yang telah disiapkan itu juga memerlukan kerja sama yang baik dari semua pihak.

[Gambas:Video CNN]

"Untuk betul-betul melakukan penilaian resiko, kemudian syarat-syarat rekomendasi perizinan yang betul-betul sangat ketat dan betul-betul dilaksanakan sesuai dengan prosedur," ucap Roma.

"SOP sudah ditentukan masing-masing kementerian PUPR, kemenkes dan kami juga sudah ada langkah-langkah yang taktis dan teknis utk menentukan penilaian resiko dan proses perizinan yang cukup ketat," kata Roma.

Dalam rapat, kata dia, semua peserta rapat juga telah menentukan jadwal terkait teknis persiapan pertandingan sepak bola dan segala sesuatu yang harus dipenuhi. Ia menyebut hal yang perlu diperhatikan seperti aspek infrastruktur, fasilitas stadion, dan sarana kesehatan di stadion.

"Kemudian tim-tim teknis juga sudah mulai bekerja mulai besok berdasarkan tadi jadwal-jadwal yang sudah diberikan oleh pihak LIB kepada kami," ujar Roma.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan Peraturan Polisi (Perpol) terkait pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.

Aturan tersebut tertuang dalam Perpol nomor 10 Tahun 2022 yang ditetapkan Kapolri pada 28 Oktober 2022. Perpol itu kemudian diundangkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly di Jakarta pada 4 November 2022.

(tfq/har)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER