4 Kakak Beradik Bela Negara Berbeda di Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 20:35 WIB
Soccer Football - International Friendly - France v Northern Ireland - Decathlon Arena Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, France - June 8, 2026 France's Michael Olise celebrates scoring their second goal with Desire Doue REUTERS/Sarah Meyssonnie
Desire Doue membela Prancis sedangkan sang kakak, Guela Doue membela Pantai Gading. ( REUTERS/Sarah Meyssonnier)
Jakarta, CNN Indonesia --

Piala Dunia 2026 akan berlangsung menarik, salah satunya karena ada sejumlah kakak beradik yang membela negara yang berbeda.

Piala Dunia 2026 akan segera dimulai dengan 48 negara bakal bersaing merebut trofi juara. Menariknya, di antara negara peserta ada pemain yang punya ikatan darah tetapi membela negara yang berbeda.

Berikut empat kakak-beradik yang membela negara berbeda di Piala Dunia 2026:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Desire Doue (Prancis) Guela Doue (Pantai Gading)

Desire Doue dan Guela Doue menempuh jalan yang berbeda di Piala Dunia 2026. Desire yang lebih terkenal sudah mendapat panggilan memperkuat Prancis sejak timnas kelompok umur.

Karier Doue pun terbilang moncer dan kini jadi salah satu bintang muda yang menyita banyak perhatian.

Sebaliknya, Guela juga punya karier bagus dengan jadi pilihan utama di Rennes dan Strasbourg. Namun Guela tidak bisa menembus timnas Prancis dan menerima panggilan dari timnas kelompok umur Pantai Gading, negara tempat sang ayah berasal. Kiprag Guela terus berlanjut hingga ia kini jadi pilihan tetap timnas Pantai Gading.

2. Nico Williams (Spanyol) dan Inaki Williams (Ghana)

Seperti halnya Doue bersaudara, Williams bersaudara punya kisah yang sama. Sang adik, Nico lebih tenar dibanding sang kakak, Inaki.

Nico Williams sudah bisa mencuri perhatian sejak usia belasan karena bisa menembus tim inti Athletic Bilbao dengan cepat. Namun yang harus diingat, keberhasilan Nico juga tak lepas dari kerja keras Inaki.

Inaki lah yang merintis jalan keluarga tersebut sehingga Nico punya gambaran tentang masa depan sebagai pesepakbola. Nico pun terus jadi pilihan reguler sejak timnas kelompok umur.

Inaki sendiri sempat satu kali dipanggil timnas Spanyol. Namun setelah menjalani debut melawan Bosnia di 2016, Inaki tak mendapat kesempatan lagi. Pada akhirnya ia mengutarakan bersedia membela Ghana, tempat asal orang tua mereka dan mendapat panggilan dari Ghana sejak 2022.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Add as a preferred
source on Google
Menanti Pertempuran Bersaudara di Lapangan BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2