Polemik Durasi Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Akhirnya Terjawab
FIFA dilaporkan telah memberikan kepastian kepada Timnas Spanyol dan Argentina terkait durasi pertunjukan jeda babak pertama atau halftime show pada laga final Piala Dunia 2026.
Melansir TalkSport, acara hiburan mewah saat turun minum tersebut dipastikan hanya akan berlangsung selama 17 menit. Halftime show ini adalah sejarah baru dalam final Piala Dunia.
Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran dari kedua tim bahwa pertunjukan musik ala Super Bowl akan memakan waktu hingga setengah jam dan mengganggu ritme bertanding pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panggung hiburan mewah ini dikuratori langsung oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dengan menghadirkan sederet musisi papan atas dunia seperti Shakira, Madonna, Justin Bieber, hingga boyband K-pop kenamaan, BTS, yang didapuk sebagai penampil utama.
Sementara itu, upacara penutupan atau closing ceremony akan dihelat sesaat sebelum peluit kick-off dibunyikan. Nama-nama besar seperti aktor Hollywood Tom Cruise, penyanyi Robbie Williams, hingga kreator konten kenamaan IShowSpeed dijadwalkan turut memeriahkan pesta penutupan turnamen sepak bola terbesar dalam sejarah ini.
Berdasarkan laporan dari media Spanyol, Marca, durasi halftime show ini tidak akan selama yang dikhawatirkan sebelumnya.
Waktu 17 menit yang dialokasikan tersebut sudah mencakup proses bongkar pasang panggung pertunjukan yang memakan waktu sekitar enam menit.
Dengan demikian, jeda istirahat pemain di ruang ganti hampir selaras dengan aturan standar FIFA dan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), yang menetapkan waktu istirahat maksimal selama 15 menit.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi tim medis dan pelatih fisik kedua tim. Kendati demikian, situasi jeda babak pertama yang molor akibat konser musik sejatinya bukan hal baru bagi Argentina.
Pada final Copa America 2024 melawan Kolombia di Miami lalu, Lionel Messi dan kolega harus menunggu hingga 25 menit di ruang ganti akibat adanya penampilan dari Shakira.
Kala itu, pelatih Kolombia Nestor Lorenzo sempat melayangkan kritik tajam karena menilai jeda yang terlalu lama berpotensi membuat otot pemain mendingin dan meningkatkan risiko cedera.
Partai puncak Piala Dunia edisi ke-23 ini siap digelar di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat pada Minggu (19/7) malam waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB.
Sang juara bertahan Argentina berambisi mengukir sejarah baru sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan trofi emas berturut-turut sejak Brasil melakukannya pada tahun 1962 silam. Namun, ambisi besar tersebut akan diuji oleh kekuatan kolektif juara Eropa, Spanyol, yang tengah memburu gelar juara dunia kedua mereka.
(wiw/nva) Add
as a preferred source on Google
