LAPORAN DARI SINGAPURA
Dominasi Mahasiswa Indonesia di Shell Eco-marathon
Hafizd Mukti | CNN Indonesia
Sabtu, 18 Mar 2017 19:25 WIB
Singapura, CNN Indonesia -- Hari kedua gelaran Shell Eco-marathon (SEM) Asia 2017 (18/3) di Singapura mencatatkan dominasi mahasiswa Indonesia di kategori urban concept. Dipuncaki Sadewa, tim dari Universitas Indonesia yang memperoleh catatan 375 kilometer untuk satu liter bahan bakar bensin.
Urutan kedua ditempati oleh Istitut Teknologi Surabaya Team 2 dengan capaian 336 km/liter, Garuda UNY Eco Team dan Universitas Negeri Yogyakarta dengan catatan 221 km/liter. Urutan keempat dipegang Bengawan Team 2 dari Uiversitas Surakarta dengan capaian 213 km/liter dan Cikal dari Institut Teknologi Bandung, 198 km/liter.
Dengan dominasi ini, tiga pemenang dari regional Asia akan menuju London, Inggris untuk mengikuti kompetisi global, pada Mei 2017.
"Kesempatan (uji kendaraan) kemarin terbatas padahal, karena Jumat hujan. Ini capaian yang sangat bagus," kata Manager Investasi Sosial PT Shell Indonesia Anita Setyorini di saat mendapingi para perwakilan tim mahasiswa, di Changi Exhibition Center.
Untuk pertandingan kategori lainnnya, akan dilangsung kan pada Minggu (19/3). Urban concept dengan bahan bakar baterai dan prototipe bahan bakar, bensin, diesel dan hidrogen akan dilangsungkan sepanjang hari.
Perwakilan Indonesia di kategori ini ada Nogogeni ITS di posisi dua dan Appate 62 Universitas Brawijaya di posisi lima besar. Sementara prototipe ada satu tim Indonesia masuk 10 besar yaitu Nakoela Universitas Indonesia dengan jarak tempuh 706 km/liter di posisi tiga dan Bumi Siliwangi UPI Bandung ada di posisi setelahnya. (pit/pit)
Urutan kedua ditempati oleh Istitut Teknologi Surabaya Team 2 dengan capaian 336 km/liter, Garuda UNY Eco Team dan Universitas Negeri Yogyakarta dengan catatan 221 km/liter. Urutan keempat dipegang Bengawan Team 2 dari Uiversitas Surakarta dengan capaian 213 km/liter dan Cikal dari Institut Teknologi Bandung, 198 km/liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pertandingan kategori lainnnya, akan dilangsung kan pada Minggu (19/3). Urban concept dengan bahan bakar baterai dan prototipe bahan bakar, bensin, diesel dan hidrogen akan dilangsungkan sepanjang hari.
Perwakilan Indonesia di kategori ini ada Nogogeni ITS di posisi dua dan Appate 62 Universitas Brawijaya di posisi lima besar. Sementara prototipe ada satu tim Indonesia masuk 10 besar yaitu Nakoela Universitas Indonesia dengan jarak tempuh 706 km/liter di posisi tiga dan Bumi Siliwangi UPI Bandung ada di posisi setelahnya. (pit/pit)