Menurut pakar ekonomi Faisal Basri, dalam pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik, pemerintah harus memperhatikan sumber penghasil listrik yang berasal dari energi yang bersih.
Energi bersih yang dimaksud adalah memanfaatkan sinar matahari. Selain bersih, membangun sistem solar panel sebagai pusat pengisian energi mobil listrik juga dapat menekan biaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa perusahaan milik negara PLN sudah memiliki 1.000 titik pengisian listrik untuk kendaraan yang tersebar di wilayah DKI Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, ia menyampaikan jika PLN sudah punya rencana untuk menyediakan sumber tenaga bersih dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Lebih lanjut, mengenai stasiun pengisian listrik yang sudah dibangun, diakui Syofvi memang belum sepenuhnya tersedia sistem fast charging (pengisian cepat). Untuk mencapai tahap itu dibutuhkan komponen yang lebih baik dengan harga yang lebih mahal.
"Kami sudah bangun SPLU, kalau motor saja sangat panjang waktu pengisiannya. Karena fast charging butuh persiapan kaya mungkin travo lebih besar," tutup Syofvi. (mik)