Awal tahun ini, Tesla membuat target ambisius baru yang mencanangkan produksi 5.000 unit Model 3 hanya dalam satu minggu. Namun mereka gagal memenuhi target produksi 2.500 unit pada April 2018.
Kondisi ini membuat para konsumen merasa khawatir. Tesla kepada para investor juga mengatakan bahwa mereka berada di jalur yang benar untuk produksi Model 3 yang diakui diawasi secara ketat meskipun tidak dapat memenuhi target seperti dilansir Wall Street Journal dikutip dari AFP, Senin (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuters melansir pihak Tesla belum secara resmi menerima panggilan dari otoritas AS terkait produksi Model 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Regulator AS Gugat CEO Tesla Elon Musk |
Kasus melesetnya target produksi Model 3 akan berdampak besar pada industri otomotif Tesla mengingat tarik ulur rancangan bisnis masa depan Tesla di antaranya tentang kesepakatan go-private perusahaan Tesla yang kemudian dibatalkan.
Kabar terbaru yaitu penyelesaian perseteruan antara CEO Tesla Elon Musk dan regulator sekuritas AS (SEC) yang berujung Elon Musk harus meninggalkan jabatan Chairman di perusahaan mobil listrik terkemuka Tesla. (mik)