UPAYA JEGAL JOKOWI
Ibunda Jokowi: Apapun Risikonya, Jalani Saja
CNN Indonesia
Kamis, 09 Okt 2014 09:59 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ibunda presiden terpilih Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, berpesan pada putranya untuk menjalankan tugas sebaik mungkin. "Kalau sudah jadi sesuatu, apapun risikonya ya jalankan," katanya kepada CNN Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/10).
Sujiatmi mengatakan Jokowi, begitu putranya akrab dipanggil, harus menjalankan tugasnya sebagai presiden dengan jujur. "Pesan saya itu saja buat Jokowi," ujarnya lagi.
Teman dekat Jokowi di Solo, Herry Varia Deriza, pun bertutur hal yang serupa. "Yang memilih Jokowi itu rakyat, bukan DPR, jadi jangan takut," ujar tim sukses Jokowi saat pemilihan wali kota Solo ini.
Deriza meminta Jokowi tak perlu takut meskipun DPR dan MPR dikuasai kubu koalisi pro Prabowo Subianto. Jokowi, kata dia, sejatinya adalah profesional, bukan politikus. "Kalau dijegal, kalau benar rakyat akan membela," katanya.
Deriza berharap Jokowi mampu mewujudkan janji-janjinya ketika kampanye. Apalagi dia merasa harapan rakyat terhadap Jokowi begitu tinggi.
Pemerintahan Jokowi memang harus menghadapi oposisi yang kuat di parlemen, yaitu DPR dan MPR. Pimpinan parlemen sudah dikuasai penuh oleh koalisi partai pro Prabowo Subianto.
Selain itu, wakil ketua dewan pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadiskusumo telah mengeluarkan pernyataan yang bernada bakal menghambat Jokowi. Mereka, kata Hashim, berencana memveto penentuan sekitar 100 pejabat pemerintahan yang selama ini menjadi hak presiden.
Sujiatmi mengatakan Jokowi, begitu putranya akrab dipanggil, harus menjalankan tugasnya sebagai presiden dengan jujur. "Pesan saya itu saja buat Jokowi," ujarnya lagi.
Teman dekat Jokowi di Solo, Herry Varia Deriza, pun bertutur hal yang serupa. "Yang memilih Jokowi itu rakyat, bukan DPR, jadi jangan takut," ujar tim sukses Jokowi saat pemilihan wali kota Solo ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deriza berharap Jokowi mampu mewujudkan janji-janjinya ketika kampanye. Apalagi dia merasa harapan rakyat terhadap Jokowi begitu tinggi.
Selain itu, wakil ketua dewan pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadiskusumo telah mengeluarkan pernyataan yang bernada bakal menghambat Jokowi. Mereka, kata Hashim, berencana memveto penentuan sekitar 100 pejabat pemerintahan yang selama ini menjadi hak presiden.