Baru-baru ini perwakilan Google di Asia telah menyampaikan kepada pengembang aplikasi Android, bahwa perusahaan itu akan mendirikan toko aplikasi di sana supaya mereka lebih mudah mendistribusikan aplikasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi langkah Google ini diyakini bakal berat. Mark Natkin dari perusahaan riset Tiongkok, Marbridge Consulting, mengatakan Google sudah terlambat memasuki pasar yang sudah dikuasai pemain besar.
Google sendiri tampaknya tak ingin masuk sendirian. Perusahaan ini bakal menggandeng perusahaan Tiongkok. Dua perusahaan yang disebut-sebut bakal digandeng adalah Huawei dan ZTE. Tapi keduanya menolak berkomentar.
Google menghentikan hampir keseluruhan operasinya di Tiongkok pada 2010, menyusul terjadinya serangan terhadap pengguna Gmail di sana. Selain itu, Google dan pemerintah Tiongkok tak menemukan kesepakatan soal penyensoran hasil pencarian di mesin pencari Google.