PR Manager Lazada Indonesia, Tania Amalia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan serangan ini mengkonfirmasi apakah layanan mereka benar-benar diretas.
Ia meyakinkan bahwa data informasi akan tetap aman dan tidak dicuri. "Data konsumen adalah prioritas kami dan hingga saat ini tidak ada data yang diambil," ujar Tania dalam keterangan yang diterima CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sana juga terdapat keterangan teks "Tidak ada unsur menjatuhkan, politic, dll cuman ngetest doang kok, no backdoor just nitip file Peace.... Lazada Got pwnz ??? lolz."
Lazada memasuki pasar Indonesia pada 2012 dan memiliki jaringan di negara Asia Tenggara lain. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Rocket Internet asal Jerman yang didirikan oleh Sawmer bersaudara, yaitu Marc, Oliver dan Alexander Samwer. (adt/adt)