Samsung Putus Hubungan dengan Qualcomm?
Aditya Panji | CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2015 15:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung dilaporkan tak akan lagi menggunakan prosesor dari Qualcomm untuk ponsel pintar andalan seri Galaxy S, menurut laporan Bloomberg mengutip sumber-sumber yang enggan disebut namanya.
Jika kabar ini terbukti benar, maka Qualcomm akan mendapat pukulan besar tahun 2015 ini mengingat Samsung saat ini masih menjadi produsen ponsel pintar terbesar dan mengingat seri Galaxy S cukup laris di pasar global.
Hal ini dipicu oleh isu kepanasan yang dialami oleh prosesor Qualcomm seri Snapdragon 810 setelah Samsung melakukan uji coba.
Sebagai gantinya, Samsung akan menggunakan prosesornya sendiri untuk seri Galaxy S, yaitu prosesor Exynoss.
Baik juru bicara Samsung dan Qualcomm menolak memberi permintaan konfirmasi dari Reuters.
Penggunaan prosesor Exynoss akan membuat Samsung melepas ketergantungannya dengan produsen prosesor lain, termasuk MediaTek. Hal ini sekaligus menguji kemampuan Samsung dalam merancang prosesor yang mendapat kepercayaan dari konsumen terkait performa yang hebat dan irit daya.
Dalam waktu dekat ini, Samsung akan meluncurkan seri terbaru Galaxy S. Para analis memprediksi peluncuran produk ini dilakukkan di pameran Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada awal Maret 2015.
Para analis mengatakan kepada Reuters, bahwa Samsung perlu memastikan Galaxy S tidak mengecewakan pasar agar perusahaan tidak lebih tergelincir dalam persaingan ponsel pintar global yang kini mulai memperhitungkan produsen asal Tiongkok, macam Xiaomi dan Huawei. (adt)
Jika kabar ini terbukti benar, maka Qualcomm akan mendapat pukulan besar tahun 2015 ini mengingat Samsung saat ini masih menjadi produsen ponsel pintar terbesar dan mengingat seri Galaxy S cukup laris di pasar global.
Hal ini dipicu oleh isu kepanasan yang dialami oleh prosesor Qualcomm seri Snapdragon 810 setelah Samsung melakukan uji coba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baik juru bicara Samsung dan Qualcomm menolak memberi permintaan konfirmasi dari Reuters.
Dalam waktu dekat ini, Samsung akan meluncurkan seri terbaru Galaxy S. Para analis memprediksi peluncuran produk ini dilakukkan di pameran Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada awal Maret 2015.
Para analis mengatakan kepada Reuters, bahwa Samsung perlu memastikan Galaxy S tidak mengecewakan pasar agar perusahaan tidak lebih tergelincir dalam persaingan ponsel pintar global yang kini mulai memperhitungkan produsen asal Tiongkok, macam Xiaomi dan Huawei. (adt)